Share

Kenaikan Harga BBM Turunkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan

Heri Purnomo, iNews · Senin 03 Oktober 2022 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 320 2679690 kenaikan-harga-bbm-turunkan-kesejahteraan-masyarakat-di-pedesaan-1zDSyXGRwb.jfif Dampak Kenaikan Harga BBM. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan analisis dampak kenaikan harga BBM paling terasa bagi masyarakat pedesaan.

"Memang secara umum baik rumah tangga pedesaan dan perkotaan mengalami penurunan kesejahteraan. Tetapi penurunan yang terbesar dialami oleh masyarakat pedesaan," kata Pakar Ekonomi Makro dan Perdagangan International BRIN, Iwan Hermawan, dalam acara SAPA Media secara virtual, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Harga BBM Naik, Inflasi Tertinggi se-Indonesia di Bukittinggi

"Untuk masyarakat perkotaan di tingkat midle low relatif menurun tetapi lebih kecil dibandingkan dari masyarakat pedesaan," tambahnya.

Iwan menjelaskan di dalam masyarakat pedesaan dilakukan analisis di 5 rule yang terbagi berdasarkan penggolongan pekerjaan. Sedangkan di masyarakat perkotaan terdapat rule.

Baca Juga: Hati-Hati! Lonjakan Inflasi Imbas Kenaikan Harga BBM Bisa Terulang

"Di mana di rule 1 itu mereka yang bekerja di sektor pertanian atau buruh tani, kemudian di rule 2 setelahnya pendapatanya meningkat. Dari kenaiakan harga BBM tersebut hampir di semua rumah tangga mengalami penurunan kesejahteraan," katanya

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Iwan menjelaskan hasil tersebut didapatkan melalui analisis skenario simulasi pendekatan kesenambungan umum. Dimana simulasi pertama, yaitu kenaikan harga BBM bersubsidi eksisting. Kedua, kenaikan harga BBM bersubsidi eksisting plus harga bapokting.

Ketiga, kenaiakan harga BBM bersubsidi eksisting plus harga bapokting plus bansos. Keempat, kenaikan harga BBM bersubsidi eksisting plus harga bapokting plus bansos plus produktivitas sektor transportasi dan logistik, dan kelima ialah kenaikan harga BBM bersubsidi eksisting plus harga bapokting plus bansos plus produktivitas sektor transp. dan logistik plus pertanian pangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini