Share

Liga 1 Dihentikan karena Tragedi Kanjuruhan, Emiten Bali United (BOLA) Tak Revisi Target 2022

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Selasa 04 Oktober 2022 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 278 2680371 liga-1-dihentikan-karena-tragedi-kanjuruhan-emiten-bali-united-bola-tak-revisi-target-2022-dw4EWnY6Cy.jpg Liga 1 Dihentikan karena Tragedi Kanjuruhan. (Foto: okezone.com/Antara)

JAKARTA - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) tidak merevisi target pendapatan sebesar Rp370 miliar pada akhir 2022.

Presiden Direktur sekaligus CEO Bali United, Yabes Tanuri mengatakan perseroan tidak merevisi incaran akhir tahun, meski saat ini kompetisi Liga 1 dihentikan sementara.

Baca Juga: Breaking News! Korban Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Bertambah Jadi 153 Orang

"Kita sih berusaha untuk tidak, tergantung berapa lama kompetisi ini dihentikakan," kata Yabes dalam Power Breakfast IDX Channel, Selasa (4/10/2022).

Yabes menitikberatkan pada diversifikasi bisnis sebagai strategi agar tetap memaksimalkan omset meskipun liga utama domestik terpaksa harus berhenti akibat kisruh di Stadiun Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang.

Baca Juga: Kronologi Penyebab 127 Orang Meninggal Dunia dalam Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya

Dirinya memastikan emiten Bali United telah berkoodinasi dengan sejumlah stakeholders, termasuk sponsor, suporter, dan juga aparat di Bali untuk mendukung langkah yang diambil PSSI ini.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sampai pertengahan 2022, emiten berkode BOLA itu telah memperoleh pendapatan sebesar Rp174,89 miliar, alias melejit 393,56% year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun lalu. Adapun laba bersih yang diamankan pada paruh pertama adalah sebesar Rp22,33 miliar.

"Kami punya diversifikasi bisnis baik dari sisi sport, entertainment, studio, dan juga event. Kemudian digital dan juga creative agency juga menjadi kontribusi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini