Share

Komitmen MNC Bank Kembangkan Bisnis Digital

Tim Okezone, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 320 2680714 komitmen-mnc-bank-kembangkan-bisnis-digital-sKA89jck3c.jfif RUPSLB MNC Bank. (foto: Okezone.com/MNC Bank)

JAKARTA PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) berkomitmen mengembangan bisnis digital sebesar-besarnya. Demikian Ditegaskan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Hasil RUPSLB tersebut menyetujui perubahan susunan direksi dan persetujuan penambahan modal melalui mekanisme Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

“Selasa, 4 Oktober 2022: MNC Bank (BABP) menggelar RUPSLB dan menyetujui (pertama) penunjukkan Bapak Thomas Hartono Tulus sebagai Wakil Presiden Direktur yang akan berkonsentrasi pada bisnis digital. (Kedua) Penerbitan saham baru melalui mekanisme right issue untuk menambah modal bank,”ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Rights Issue, MNC Bank (BABP) Kantongi Restu Pemegang Saham

Hary menegaskan MNC Kapital (BCAP) berkomitmen untuk mengembangkan bisnis digital sebesar-besarnya.

“Kami yakin dengan rencana ini karena grup (MNC Group) memiliki basis media yang kuat untuk mendukung userbase dan promosi,”imbuh Hary.

Dalam RUPSLB yang dipimpin oleh Presiden Komisaris (Independen) MNC Bank Ponky N Pudijanto, pemegang saham BABP selain menyetujui pengangkatan Thomas Hartono Tulus sebagai Wakil Presiden Direktur, juga menerima dengan baik pengunduran diri Teddy Tee dari jabatan Direktur.

Baca Juga: Thomas Hartono Jadi Wakil Presiden Direktur, Pengembangan Digital MNC Bank Lebih Cepat

Thomas Hartono Tulus bukanlah orang baru di industri perbankan, dengan rekam jejak lebih dari 25 tahun, antara lain pernah menjabat di ABN AMRO, UOB, QNB, dan jabatan terakhir beliau sebagai Direktur Utama Finmas (2020-2022). Ada pun masa jabatan Thomas Hartono Tulus akan berlaku efektif setelah lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada acara yang sama, BABP mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan Rights Issue sebanyak-banyaknya 10.482.985.606 saham seri B, atau sebesar 25% dari modal disetor setelah PMHMETD.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu dana yang diperoleh dari Penambahan Modal Dengan HMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka mendukung target untuk meningkatkan aset produktif antara lain melalui pemberian kredit, penempatan dana dan pembelian surat berharga dengan tetap memperhatikan ketentuan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

Pada semester I 2022, MNC Bank berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 34,67 miliar. Nilai ini tumbuh 624,84% year on year (yoy) dibandingkan semester I 2021 sebesar Rp 4,78 miliar, didorong oleh kenaikan pendapatan bunga yang tumbuh 15,28%, dari Rp 465,86 miliar pada semester I 2021 menjadi Rp537,02 miliar pada semester I 2022. Hal ini disebabkan dari peningkatan kredit yang disalurkan.

Kredit yang disalurkan tumbuh dari Rp 7,70 triliun pada semester I 2021 menjadi Rp 9,68 triliun di semester I 2022, atau naik 25,74% yoy. Di sisi lain, beban bunga turun cukup signifikan sebesar 23,00% yoy, dari Rp 273,33 miliar pada semester I 2021 menjadi Rp 210,47 miliar di semester I 2022. MNC Bank terus menyempurnakan komposisi Dana Pihak Ketiga.

Komposisi dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) meningkat dari 24,45% pada semester I 2021 menjadi 25,03% di semester I 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini