Share

BEI Pantau Saham Mulia Industrindo (MLIA), Ada Apa?

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 278 2680898 bei-pantau-saham-mulia-industrindo-mlia-ada-apa-tSCyX6rU3A.jpg BEI Pantau Saham MLIA (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) dalam radar pantauan akibat adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak dalam bidang perdagangan dan sebagai distributor produk anak perusahaannya ini menunjukkan gerak saham yang turun kemudian naik secara signifikan dalam rentang 5 hari terakhir perdagangan. Adapun saham MLIA terpantau bergerak stagnan di level 545 hingga penutupan Selasa (4/10/2022).

"Dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham MLIA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A, dikutip Rabu (5/10/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal.

Informasi terakhir mengenai MLIA adalah informasi tanggal 7 September 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan bahwa MLIA juga masuk radar UMA pada 23 Juni 2022.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham MLIA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis direksi bursa.

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini