Share

Bicara Transisi Energi, Ini Catatan Kepala SKK Migas

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 09:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 320 2680875 bicara-transisi-energi-ini-catatan-kepala-skk-migas-CGXXGqCLtQ.JPG Kepala SKK Migas (Foto: Okezone)

BANDUNG - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) memastikan akan terus membangun kemitraan yang strategis dengan media secara professional sesuai peranannya masing-masing.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto pun menyampaikan harapannya agar media dapat terus menyampaikan informasi sesuai fakta mengenai industri hulu migas kepada masyarakat.

Dia mengatakan penyampaian Informasi melalui pemberitaan media sebagai bentuk keberadaan industri hulu migas dan kontribusinya dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dapat terinformasikan kepada berbagai khalayak.

"Di tengah transisi energi yang tengah berlangsung, peranan hulu migas semakin dibutuhkan sebagai sumber penerimaan negara, sumber energi dan sumber bahan baku bagi industri. Serta peranan hulu migas lainnya yang terus diberikan dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah maupun menopang kapasitas nasional," ujarnya dalam acara Malam Apresiasi Media SKK Migas di Bandung, Selasa (3/10/2022).

Tak lupa dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh media yang terlibat.

"Terima kasih, atas pemberitaan hulu migas yang baik. Kami juga terbuka untuk mendapatkan masukan dan kritik dari media untuk membangun industri hulu migas yang lebih baik," ucapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia melanjutkan bahwa perkembangan industri hulu migas saat ini semakin dinamis, sehingga jurnalis media mesti memahami EOR. Saat ini ada perusahaan besar USA yang akan masuk ke migas non konvensional (MNK), kalau di USA itu shale oil, shale gas.

"Tantangan sekarang tidak hanya meningkatkan produksi migas, tetapi juga CCS/CCUS yang akan menjadi bisnis masa depan industri hulu migas. Saat ini beberapa investor besar sudah menyatakan ketertarikannya untuk masuk ke CCS/CCUS. Lapangan Ubadari sudah dilakukan investasi CCS/CCUS, sedang dalam perhitungan di Masela. Bahkan lapangan migas yang kandungan CO2 tinggi dan dulu di hindari, sekarang sudah ada investor yang tertarik untuk mengelolanya," jelasnya.

Sebagai informasi, pemberian apresiasi media diberikan kepada jurnalis dan media meliputi lima penghargaan.

Untuk jurnalis ada dua penghargaan yaitu jurnalis media cetak dan jurnalis media online. Pada kategori media, terdapat tiga kategori yaitu media cetak, media online dan media TV.

Pada kategori jurnalis, peringkat pertama mendapatkan apresiasi sebesar Rp 20 juta, peringkat kedua Rp15 juta dan peringkat ketiga Rp10 juta.

Serta untuk kategori media, masing-masing peringkat pertama mendapatkan apresiasi Rp25 juta, peringkat kedua Rp 20 juta dan peringkat ketiga Rp 15 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini