Share

Rusia Denda TikTok Rp700 Juta karena Tolak Hapus Konten Terlarang

Agregasi VOA, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 320 2681044 rusia-denda-tiktok-rp700-juta-karena-tolak-hapus-konten-terlarang-kS6ymYvbT0.jpg Rusia Denda Tiktok (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengadilan di Moskow menjatuhkan denda kepada perusahaan media sosial TikTok senilai tiga juta rubel, sekitar Rp771 juta, karena menolak menghapus konten yang dilarang di Federasi Rusia.

Pengadilan Distrik Tagansky di Moskow menimbang pengaduan regulator Komunikasi Negara Rusia terhadap TikTok hari Selasa (4/10/2022).

TikTok dapat mengajukan banding dalam kurun waktu 10 hari sejak keputusan dijatuhkan.

Menurut dokumen pengadilan, pengaduan itu menyangkut penolakan TikTok untuk menghapus konten yang “mempromosikan LGBT, feminisme radikal dan pandangan yang menyimpang terkait hubungan seksual tradisional.

Pengaduan itu muncul akibat sebuah video yang tayang di TikTok pada 10 Februari lalu, di mana pembuat konten itu membahas pengajaran bahasa Inggris melalui gender.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pemerintah Rusia tengah meningkatkan upaya untuk menegakkan kontrol yang lebih besar atas internet dan media sosial.

Sebelumnya, tahun ini, sebuah pengadilan di Rusia juga mendenda layanan teks WhatsApp dan platform berbagi pesan Snapchat karena gagal menyimpan data pengguna Rusia di server lokal, menyusul pengaduan oleh Roskomnadzor, badan federal Rusia yang mengawasi komunikasi, teknologi informasi dan media massa.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini