Share

Indonesia Ajak Parlemen P20 Antisipasi Resesi Ekonomi

Ikhsan Permana, MNC Portal · Rabu 05 Oktober 2022 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 320 2681425 indonesia-ajak-parlemen-p20-antisipasi-resesi-ekonomi-mdw35dqNWw.jpg Antisipasi Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengajak parlemen P20 melalui multilateralisme untuk mencari solusi dan konsensus dalam mengantisipasi resesi ekonomi, mengatasi scary effect atau gejolak ekonomi global dan mempercepat transformasi ekonomi.

Menurutnya, hal tersebut untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang lebih luas serta memperkuat orkestrasi G20 dalam menggerakkan agenda pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: 3 Strategi Investasi Terbaik saat Resesi

Puan memperkirakan bahwa Bank sentral di seluruh dunia akan merespon gejolak ekonomi dengan menaikan suku bunga secara ekstrim dan akan berdampak pada resesi ekonomi.

"Gejolak ini akan mengakibatkan penurunan kesejahteraan masyarakat global, krisis ekonomi yang merambat pada krisis sosial," kata Puan dalam Pertemuan Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dipersiapkan di Rumah saat Bertahan dalam Resesi, Timbun Uang hingga Emas

Dia mengungkapkan, diperlukan berbagai langkah antar negara, khususnya negara-negara G20 untuk dapat memastikan rantai pasok komoditi strategis tetap aman untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Negara-negara produsen komoditas strategis selain mengutamakan pemenuhan kebutuhan domestik dan kepentingan pasar, juga perlu membangun kewajiban bersama untuk menjaga kebutuhan stok global yang stabil," ungkapnya.

Selain itu, Puan mengatakan bahwa diperlukan kerja bersama dalam menyediakan stimulus pembangunan yang ditransmisikan untuk keperluan kegiatan ekonomi domestik.

"Sehingga konsumsi dan daya beli tetap terjaga," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini