Share

Cari Modal, Timah (TINS) Terbitkan MTN Rp626 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 278 2681785 cari-modal-timah-tins-terbitkan-mtn-rp626-miliar-tGOtNbdMUK.jpg TINS terbitkan MTN (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) menerbitkan Medium Term Notes(MTN) I Timah senilai Rp626 miliar dengan bunga 7,2% per tahun. MTN yang jatuh tempo pada 5 Oktober 2025 ini menjadi modal tambahan untuk mendanai pengembangan bisnis.

Pada aksi korporasi penerbitan surat utang jangka pendek tersebut mendapatkan respons positif dari pasar, termasuk komitmen PT Bukit Asam Tbk ( PTBA) dan PT Indonesia Asahan Aluminium yang juga pengendali perseroan yang akan menyerap MTN PT Timah Tbk. Disebutkan, pelaksanaan penerbitan Medium Term Notes I PT TIMAH Tbk Tahun 2022 dilakukan dengan penawaran terbatas sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK No. 30/POJK.04/2019.

Untuk diketahui TINS mencatatkan utang, obligasi dan sukuk ijarah yang jatuh tempo setahun sebesar Rp1,051 triliun pada akhir Juni 2022. Selain itu,TINS masih memiliki obligasi jangka panjang senilai Rp806 miliar. Di semester pertama pertama 2022, PT Timah Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp1 triliun sepanjang atau naik 301% bila dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp270 miliar.

“Pertumbuhan laba imbas dari pemulihan ekonomi global yang berdampak terhadap kinerja keuangan perseroan,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Tbk (TINS) Fina Eliani.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Disebutkan pula, pertumbuhan kinerja anak perusahaan dan melesatnya harga jual logam sangat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perseroan. Sementara produksi bijih timah perseroan di semester pertama 2022 tercatat sebesar 9.901 ton atau turun 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 11.457 ton.

Dari jumlah tersebut, 39% atau 3.829 ton berasal dari penambangan darat. Sedangkan sisanya 61% atau 6.072 ton berasal dari penambangan laut. Produksi logam timah turun sebesar 26% menjadi 8.805 metrik ton bila dibandingkan periode pertama tahun lalu sebanyak 11.915 metrik ton.

Penjualan logam timah tercatat sebesar 9.942 metrik ton atau turun sebesar 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 12.523 metrik ton. Sementara itu, harga jual rata-rata logam timah tercatat sebesar USD41.110 per metrik ton atau naik signifikan 48% dibandingkan periode semester pertama tahun lalu sebesar USD27.858 per metrik ton.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini