Share

Bisa Guncang Ekonomi, Ini Jurus Menteri Jokowi Hadapi Perfect Storm

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 06 Oktober 2022 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 320 2681660 bisa-guncang-ekonomi-ini-jurus-menteri-jokowi-hadapi-perfect-storm-DXzju976zh.jfif Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa krisis global yang sedang terjadi harus diatasi bersama-sama dengan semangat solidaritas agar tidak menimbulkan ego yang akan mempersulit negara-negara di dunia untuk bertahan menghadapi krisis global.

"Kita berkumpul di sini hari ini karena dunia telah berubah dengan cepat. Kita menyebutnya sebagai 'perfect storm', yaitu krisis multidimensi yang cepat. Seperti, tantangan keamanan, ekonomi, dan lingkungan ini telah menunda upaya kita untuk mempercepat pemulihan," tegas Airlangga, dalam pembukaan The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit di Gedung Nusantara II DPR RI, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: Menparekraf ke Mahasiswa: Tantangan Ekonomi Sangat Berat dari Makro sampai Geopolitik

Terkait tantangan yang muncul akibat perubahan iklim, Airlangga menyampaikan Indonesia mementingkan keseimbangan pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan. Indonesia telah melakukan transisi energi dengan berbagai upaya mulai dari co-firing PLTU dengan blue ammonia, carbon capture dan storage, serta financial model untuk untuk PLTU yang tidak efisien. Hal tersebut juga terkait dengan target untuk mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

“Transisi energi harus berkeadilan, berkelanjutan, dan afordable bagi masyarakat,” tegas Airlangga.

Baca Juga: Sri Mulyani Akui Rumit Buat Kebijakan di Tengah Perang hingga Melemahnya Ekonomi Dunia

Airlangga dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa Indonesia mendesak negara-negara maju untuk memenuhi janji mereka untuk menyediakan pendanaan untuk penanganan perubahan iklim sebesar USD100 miliar kepada negara-negara berkembang.

Menyoal kondisi perekonomian nasional saat ini, Airlangga juga menjelaskan bahwa kinerja ekonomi Indonesia hingga saat ini baik dan mampu tumbuh 5,44% pada Q2 tahun 2022.

“Indonesia optimis karena memiliki modalitas ekonomi yang sembari melanjutkan reformasi struktural yang ada. Kinerja perdagangan Indonesia juga bertahan di rekor tinggi selama dua puluh delapan bulan berturut-turut, mencapai USD24,8 miliar,” ungkap Airlangga.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut, Airlangga kembali menegaskan bahwa multilateral platform seperti G20, PBB, WTO, harus tetap relevan dengan situasi saat ini dan memastikan stabilitas internasional. Forum G20 sendiri merupakan forum yang terbentuk dari krisis ekonomi tahun 1998 dan saat ini mewakili 85% PDB global dan 75% perdagangan dunia. Di tengah krisis multidimensi dengan posisi negara yang sangat terfragmentasi saat ini, G20 harus tetap memiliki peran yang kuat dan tidak boleh redup.

“Sebagian besar konteks dalam concrete deliverables yang dibahas pada pertemuan-pertemuan working group dan engagement group telah disepakati. Satu-satunya masalah yang masih ada adalah geopolitik. Oleh karena itu, pertemuan Parliament 20 (P20) diharapkan dapat menyelesaikan masalah geopolitik yang tersebut,” tegas Airlangga.

Selain menyampaikan hal-hal penting yang disampaikan dalam acara P20, Airlangga juga menjelaskan bahwa Indonesia akan terus membangun infrastruktur digital karena cross border dari payment membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang mumpuni. Selanjutnya, Airlangga juga menyampaikan terkait program KUR yang sangat berkontribusi terhadap ketahanan pangan.

“Indonesia juga mendapatkan apresiasi dari FAO dan berbagai lembaga internasional karena salah satu keberhasilan ekosistem Indonesia di sektor pangan salah satunya karena pembiayaan yang murah. Beberapa negara ingin mereplikasi program tersebut, termasuk juga mendapatkan perhatian dari World Bank,” pungkas Airlangga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini