Share

Disebut Jadi Budaya, Erick Thohir: Manusia Lahir Sudah Korupsi

Suparjo Ramalan, iNews · Kamis 06 Oktober 2022 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 320 2681811 disebut-jadi-budaya-erick-thohir-manusia-lahir-sudah-korupsi-m7X9Tul3KM.JPG Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai praktek korupsi sudah menjadi budaya bagi manusia.

Bahkan, sejak lahir tindakan tersebut pun sudah dilakukan.

Menurutnya, tindakan korupsi tidak bisa dihilangkan, namun harus diminimalisir.

Di internal perusahaan negara, Erick memiliki tiga cara untuk mengurangi praktek yakni transparan, bisnis proses yang baik, dan digitalisasi.

"Yang namanya korupsi itu dari manusia lahir sudah korupsi memang, tinggal bagaimana kita menurunkan potensi korupsi itu dengan cara-cara transparan, bisnis proses yang baik, dan digitalisasi," ujar Erick, Kamis (6/10/2022).

 BACA JUGA:PMN Bukan Penyelamat BUMN, Erick Thohir: Ini Penugasan

Dia memastikan Kementerian BUMN mendorong adanya transparansi bisnis proses perseroan negara.

Salah satunya melalui konsolidasi laporan keuangan tahunan perusahaan.

"Kita sudah melakukan ini semua, tapi masih korup, nah bagaimana caranya? Ya bisnis proses. Kita sudah mendorong yang namanya transparansi bisnis proses," jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Erick meyakini bahwa transparansi bisnis proses melalui konsolidasi laporan keuangan tahunan akan membuat BUMN bisa menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.

Mantan bos Inter Milan itu juga menegaskan dirinya yang akan membawa petinggi BUMN ke Kejaksaan Agung (Kejagung), bila kedapatan melakukan tindakan pidana korupsi.

"Dan kita memprioritaskan bisnis proses yang transparan. Kalau ada yang korup jangan orang yang nangkap, biar saya saja yang nangkap. Saya bawa langsung kemarin Garuda ke ke kejaksaan, Jiwasraya kejaksaan, Asabri ke kejaksaan," bebernya.

"Kita bawa jangan orang yang ngaduh, kita yang bawa sebagai Menteri. Supaya apa? Tercipta kultur, makanya saya bilang transformasi BUMN tidak mungkin terjadi tanpa transformasi kultur yaitu Akhlak, yang kita dorong sejak awal, dan bisnis proses, nah ini yang kita jaga," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini