Share

Perang Rusia-Ukraina Bikin Penerimaan Negara Seret

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 320 2682177 perang-rusia-ukraina-bikin-penerimaan-negara-seret-AwEwq8yTLv.jpg Kemenkeu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Jendral Pajak, Kementerian Keuangan, Suryo Utomo mengatakan dampak dari konflik Geopolitik anatara Rusia-Ukraina memberikan dampak pada peningkatan pendapatan pajak negara sebesar 58% per Agustus 2022.

"Tahun 2022 memang memberikan dampak dari peningkatan harga komoditas terhadap penerimaan pajak," ujar Suryo dalam survey indikator politik Indonesia, Kamis (6/10/2022).

Seperti diketahui adanya konflik tersebut menyebabkan terganggunya rantai pasok hingga membuat kenaikan harga komoditas yang ada di Indonesia. Baik dari sektor perkebunan, pertambangan, mineral dan lainnya.

"Harga dunia yang diakibatkan oleh beberapa macam penyebab salah satunya perang, itu memberi dampak terhadap penerimaan, itu tidak bisa kami pungkiri," sambungnya.

Suryo menjelaskan hingg Agustus 2022 keniakan pendapatan pajak mencapai Rp1.171 triliun. Seperti diketahui sektor komoditas menjadi tulang punggung dari pendapatan nasional.

Kenaikkan Komoditas yang terjadi cukup siginifikan adalah batu bara dan CPO, yang mana Indonesia juga menjadi salah satu produsen terbesar dari kedua komoditas tersebut.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meski demikian, Suryo menjelaksan kenaikan pendapatan perpajakan yang meningkat ini juga diakibatkan oleh adanya kebijakan reformasi perpajakan melalui UU HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan).

"Diantara PPS (program pengungkapan sukarela), kontribusi Rp61 triliun pajak final yang dibayarkan," sambungnya.

Selain itu dampak dari kenaikan tarif PPN 11% dalam UU tersebut juga memberikan kontribusi setidaknya secara rata-rata Rp7 triliun perbulan.

"Karena ekonomi bergerak cepat, membuat pejak penghasilan bertambah, PPN juga nambah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini