Share

4 Fakta BLT BBM Tahap 2 Mulai Cair November, Buruan Ajukan Jadi Penerima Lewat HP!

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Sabtu 08 Oktober 2022 03:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 320 2682563 4-fakta-blt-bbm-tahap-2-mulai-cair-november-buruan-ajukan-jadi-penerima-lewat-hp-1VXDrqpy25.JPG BLT BBM cair. (Foto: Freepik)

JAKARTA - BLT BBM tahap 2 akan dicairkan November-Desember 2022.

Di mana untuk masyarakat yang memenuhi syarat akan mendapat BLT BBM tersebut,

Adapun pada tahap I belum dapat BLT BBM tapi merasa layak dapat bansos, bisa mengajukan diri melalui program usul dan sanggah dengan aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

Dirangkum Okezone, Sabtu (8/10/2022), berikut fakta BLT BBM tahap 2:

 BACA JUGA:8 Juta Pekerja di RI Terima BLT Subsidi Gaji Rp600.000

1. Cara Ajukan Jadi Penerima

- Instal aplikasi Cek Bansos melalui Play Store untuk Android atau IOS untuk iPhone

- Klik "Daftar Usulan" pada halaman menu

- Klik "Tambah Usulan"

- Isi formulir sesuai dengan data kependudukan Calon Penerima Manfaat

- Pilih jenis bantuan sosial (BPNT/PKH).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

2. Cair Rp500.000

Masyarakat mendapat BLT BBM sebesar Rp300.000 dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp200.000.

Sehingga jika ditotalkan, masyarakat dapat dua BLT sekaligus sebesar Rp500.000.

3. Mensos Buka Suara

Menteri Sosial Tri Rismaharini menerangkan, mekanisme penyaluran dibagi ke dalam dua tahap, yakni tahap pertama Rp300 ribu pada September dan tahap kedua Rp300 ribu pada Desember.

Total bantuan yang diterima setiap KPM sebesar Rp600 ribu.

"Ini 2 bulan (September-Oktober) diterima di depan (September). Nah, nanti yang 2 bulan lagi (November-Desember), kita akan salurkan Bulan Desember, termasuk BPNT/Sembako Rp200 ribu. Jadi, mereka rata-rata terima Rp500 ribu (pada Bulan Desember)," katanya.

4. Pesan Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada seluruh penerima agar memanfaatkan bantuan sosial yang diterimanya untuk hal-hal yang produktif.

"Saya titip ini gunakan untuk hal-hal yang produktif, untuk anak sekolah boleh, untuk gizi anak boleh. Untuk beli hand phone? Tidak boleh, ya. Jangan beli hand phone, beli pulsa, beli baju baru, jangan dulu," ungkapnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini