Share

5 Fakta Harga Pertalite Bisa Turun dengan Syarat Ini

Clara Amelia, Okezone · Sabtu 08 Oktober 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 320 2682785 5-fakta-harga-pertalite-bisa-turun-dengan-syarat-ini-y0ZugqkQwK.jpg Harga Pertalite bisa turun dengan syarat (Foto: Okezone)

JAKARTA – Penurunan harga Pertamax dari Rp14.500 menjadi Rp13.900 per liter sejak 1 Oktober memicu masyarakat bertanya kapan harga pertalite juga turun.

Harga Pertalite hingga saat ini belum ada perubahan, namun bisa saja turun dengan beberapa syarat yang akan diulas dalam artikel ini.

Dirangkum Okezone, Sabtu (8/10/2022), berikut fakta harga Pertalite yang bisa turun dengan syarat ini:

 

1. Harga Pertalite Masih Sama

Saat ini, pertalite dijual dengan harga Rp10.000 per liter usai mengalami kenaikan pada 3 September 2022. Sebelumnya, pertalite dijual seharga Rp7.650 per liter.

2. Harga Pertalite Turun jika Harga Minyak Dunia Turun

Pertalite sebagai BBM Khusus Penugasan (JBKP) bisa turun jika berhubungan langsung dengan harga minyak dunia.

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji, harga pertalite bisa turun jika harga minyak dunia turun. Saat ini tren minyak dunia bergerak naik turun di angka USD80 per barel.

"Kalau harga minyak turun banget bisa aja (harga Pertalite turun)," kata Tutuka di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

3. Peluang Turunnya Harga Pertalite

Menurut Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan, peluang penurunan harga pertalite masih jauh. Ada beberapa indikator yang membuat peluang harga pertalite turun masih jauh, yakni:

- Harga pertalite masih di bawah harga keekonomian artinya masih ada beban kompensasi yang harus ditanggung pemerintah.

- Pergerakan harga minyak dunia saat ini cenderung naik. Terlebih lagi jelang musim dingin, Natal, serta Tahun Baru kebutuhan akan energi pasti mengalami peningkatan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

4. Jika Harga Pertalite Turun Tidak Menjamin Harga Barang Turun

Di sisi lain, Mamit juga menyoroti perkembangan harga-harga barang lain jika harga pertalite turun. Tidak bisa dijamin harga barang akan turun jika pertalite turun.

"Saya melihat juga jika pertalite turun apakah akan diikuti oleh penurunan harga kebutuhan pokok dan ongkos transportasi. Yang ada nanti hanya berkurang di BBM tetapi yang lain tetap sama, kecuali pemerintah mengambil kebijakan lain menjelang tahun politik ini," katanya.

5. Harga Minyak Dunia

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Harga minyak naik karena OPEC+ menyetujui pengurangan produksi besar-besaran sejak pandemi Covid di 2020.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November terdongkrak USD1,24 atau 1,4% menjadi USD87,76 per barel di New York Mercantile Exchange. WTI mencapai posisi tertinggi USD88,42 per barel selama sesi, tertinggi sejak 15 September.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember bertambah USD1,57 atau 1,7% menjadi USD93,37 barel di London ICE Futures Exchange. Brent mencapai tertinggi sesi di USD93,96 per barel, level tertinggi sejak 15 September.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini