Share

Bangun Infrastruktur Penghasil Energi Terbarukan, Ini Strategi PUPR

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 470 2682451 bangun-infrastruktur-penghasil-energi-terbarukan-ini-strategi-pupr-4DpazRZieq.jpg Ilustrasi energi terbarukan. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui pembangunan energi baru terbarukan (EBT) melalui skema KPBU (kerja sama pemerintah badan usaha).

Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur SDA Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Arvi Argyantoro mengatakan khusus di sektor sumber daya air, Kementerian PUPR mencoba mengembangkan proyek KPBU yang meliputi Pembangkit listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, hingga pembangkit listrik tenaga surya.

"Kita punya potensi bendungan yang kita miliki untuk pembangkit listrik," kata Arvi pada keterangan tertulisnya, Kamis (6/10/2022).

 BACA JUGA:Tol BSD Banjir, PUPR: Sungai Cibenda Menyempit akibat Pembangunan

Proyek infrastruktur hijau lain dari PUPR dikatakan Arvi adalah pembangkit listrik tenaga surya yang diletakkan di atap perumahan.

Proyek yang satu ini sudah dilaksanakan atau piloting pada program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) di perumahan subsidi di Sumatera Selatan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kita sudah bangun rooftop panel surya di atas rumah untuk listrik rumah itu," lanjutnya.

Selanjutnya, PUPR juga memiliki program pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah.

Proyek ini sedang diinisiasi melalui pendampingan Kementerian PUPR di beberapa tempat seperti beberapa daerah.

Seperti misalnya di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Tangerang.

Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan beberapa proyek tersebut, Kementerian PUPR menjalankan skema KPBU.

"Jadi sebenarnya kita membuka kesempatan badan usaha apabila memang melihat potensi bendungan yang kita miliki. Jika memang bisa berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga air, kami persilahkan bisa sampaikan surat atau usulan menjadi pemrakarsa," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini