Share

Kisah Sukses Boy Thohir, dari Bisnis Properti-Batu Bara hingga Jadi Orang Terkaya RI

Putra Tangguh Salsabil, Okezone · Rabu 09 November 2022 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 455 2704109 kisah-sukses-boy-thohir-dari-bisnis-properti-batu-bara-hingga-jadi-orang-terkaya-ri-VIAWrgHzmc.png Kisah Sukses Boy Thohir. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA Kisah sukses Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir menarik untuk diketahui hingga dirinya menjadi CEO PT Adaro Energy Tbk.

Meskipun namanya kini besar dan menjadi salah satu deretan orang terkaya ke-17 di Indonesia, dia tidak langsung meraih kesuksesan begitu saja. Boy sempat gagal dalam menjalankan bisnisnya di masa lampau, penasaran akan kisah Boy Thohir? Simak perjalanan karir Boy Thohir yang telah di rangkum dari berbagai sumber.

Anak dari salah satu Co-owner Astra International ini lahir di Bandar Lampung pada 1 Mei tahun 1965, Teddy Thohir selaku ayah dari Boy juga merupakan pengusaha di banyak bisnis yang ia miliki. Meskipun karir ayahnya sukses, tetapi saat dirinya mencoba ikut dengan ayahnya. Karir Boy tidak berjalan lama, ia pun mencoba untuk berbisnis di bidang property.

Baca Juga: 3 Wanita Indonesia Masuk Daftar Pebisnis Paling Berpengaruh di Asia 2022, Ini Profilnya

Sebelum Boy masuk ke bisnis property, ternyata dirinya kuliah lebih dulu di Amerika Serikat. Boy kuliah di University of Southern California, lalu mendapatkan gelar BS pada tahun 1988 dan gelar MBA bidang administrasi niaga di Northrop University California pada tahun 1989.

Setelah membawa pulang gelar itu, ia mencoba peruntungan di bidang property. Namun sayang, bisnis yang Boy kembangkan ini tidak berjalan lancar. Saat itu Boy diminta untuk membebaskan lahan dengan luas 20 hektar (ha), namun dirinya hanya mampu membebaskan lahan sebesar 3 hektar (ha).

Baca Juga: Ini Dia Dokter Terkaya di Indonesia Berharta Rp65 Triliun

Karena merasa kurang lancar, Boy memutuskan untuk menjual perusahaan itu kepada ayahnya sendiri. Kegagalan ini bukanlah tanda berhenti untuk Boy Thohir, namun sebuah jalan baru menuju kesuksesan yang menunggunya.

Melanjutkan karirnya di bidang baru, yaitu bidang pertambangan batu bara. Pada tahun 1992, dia bergabung dengan PT Allied Indo Coal yang berada di Sawah Lunto. Selama di perusahaan ini, Boy memiliki saham sebesar 20 persen. Tapi sayang mitra bisnisnya, meninggalkan Indonesia karena saat banyak terjadi kerusuhan. Namun Boy tidak berhenti dan bisnisnya pun terus berkembang hingga ia bisa mengakuisisi sebuah perusahaan lain, perusahaan keuangan multi-finance yang Bernama PT Wahana Ottomitra Multiartha atau WOM Finance.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ternyata dirinya sukses membesarkan WOM Finance, lalu Boy pun melepaskan saham WOM Finance sebesar 70 persen. Dari modal awal sebesar Rp5 miliar kini menjadi US$150 juta. Setelah melepas saham itu, Boy membeli tambang batu bara di Kalimantan Selatan dan membeli saham Adaro Energy.

Layaknya sungai yang deras, kesuksesan terus mengalir membawa Boy kepada kesuksesan yang lebih besar. Boy berhasil membawa Adaro Energy menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia, pada tahun 2013 lalu Boy membeli semua saham Adaro Energy dan berhassil meraup uang sebesar US$955 juta berdasarkan Forbes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini