Share

Ada IKN, Properti di Kota Penyangga Sekitar Kaltim Meroket

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Senin 14 November 2022 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 470 2707232 ada-ikn-properti-di-kota-penyangga-sekitar-kaltim-meroket-L9MFMAwWg7.jpg Proyek IKN Dongkrak Sektor Properti di Kalimantan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Proyek Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur memberi dampak besar untuk wilayah sekitarnya. Salah satunya Balikpapan yang menjadi menjadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Utama PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) Christopher Sumasto Tjia mengatakan, kehadiran IKN mempengaruhi okupansi sewa mal dan jumlah pengunjung. Ini terbukti di periode Oktober 2022 okupansi tersewa mal meningkat, dari sebelumnya 94,53% menjadi 95,89% dari luasan nett leaseable area 27.790,95 m2.

Baca Juga: Ekspansi ke IKN, Wulandari Bangun Laksana (BSBK) Siapkan Rp100 Miliar

“Kami memperkirakan hingga akhir tahun 2023 okupansi mencapai 100% dengan meningkatnya tenant-tenant yang mau masuk, namun tetap memperhaitkan tenant rasio mix,” katanya, Senin (14/11/2022).

Adapun emiten properti ini mengelola pusat perbelanjaan modern dan trade center, di antaranya Plaza Balikpapan, Mal Fantasi, Mal eWalk dan Mal Pentacity.

Baca Juga: LPS Siapkan Rp3,8 Triliun Bangun Markas di Ibu Kota Nusantara

Tjia menambahkan, jumlah pengunjung Mal E-walk 2022 rata-rata per bulan mencapai 573.122, atau meningkat 34,2% dari tahun sebelumnya rata-rata per bulan 406.211. Sedangkan jumlah pengunjung mal Pentacity 2022 rata-rata per bulan 546.110, atau tumbuh 57,2% dari tahun sebelumnya rata-rata per bulan 347.471.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Adapun untuk traffic kendaraan bermotor mengalami peningkatan pada tahun 2022 dengan jumlah mobil rata-rata setiap bulan 161.109 dibanding tahun sebelumnya 117.382 atau naik sebesar 37,3% dan untuk roda dua meningkat pada tahun 2022 dengan jumlah rata-rata per bulan 181.617 dibandingkan dengan tahun sebelumnya 143.480 atau setara dengan 26.6%.

Selain itu, hotel juga mengalami peningkatan yang cukup baik, terutama penyewaan ruang meeting dan booking kamar hotel yang otomatis membuat okupansi kamar meningkat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini