Share

Ajak Generasi Muda Jadi Investor, Ini Tips Investasi Saham ala Lo Kheng Hong 'Warren Buffet' Indonesia

Rizky Fauzan, MNC Portal · Selasa 15 November 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 455 2707916 ajak-generasi-muda-jadi-investor-ini-tips-investasi-saham-ala-lo-kheng-hong-warren-buffet-indonesia-8SyUa3jGxe.jpg Lo Kheng Hong berbagi tips investasi. (Foto: MPI)

JAKARTA - Investor sukses Indonesia, Lo Kheng Hong mengajak generasi muda untuk melek berinvestasi saham.

Diketahui, Lo Kheng Hong adalah seorang investor value jenis individu asal Indonesia.

Jika di negara Amerika Serikat punya Warren Buffett sebagai sosok investor sukses, maka Indonesia punya Lo Kheng Hong.

 BACA JUGA:Lo Kheng Hong: Investor Pemula Jangan Dengar Tukang Pom-Pom Saham, Uang Kita Bisa Hilang

Pria yang dijuluki Warren Buffet Indonesia itu mengatakan bahwa ada beberapa saran untuk investasi bagi para investor, terutama generasi milenial.

Hal itu diungkapkannya dalam Seminar Nasional dengan tema Investment Wisdom bersama Lo Kheng Hong yang digelar oleh Fakutas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (UNAS), di Auditorium Cyber Library Unas.

Tips investasi dari Lo Kheng Hong bisa diterapkan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek dan juga bertahan saat investasi jangka panjang.

Namun, tidak ada hasil yang maksimal bila dilakukannya serba ingin cepat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lo Kheng Hong membeberkan, yakni rutin membaca laporan keuangan dan tahunan perusahaan yang tercatat adalah hal yang sangat dianjurkan guna sukses berinvestasi.

Menurut dia, hal ini karena laporan merupakan sumber informasi yang valid untuk mengetahui detail suatu emiten perusahaan. Investor bisa memantaunya dengan membaca laporan tahunan.

"Keberhasilan sukses dari Warren Buffet itu adalah membaca laporan keuangan perusahaan," kata Lo Kheng Hong kepada MNC Portal Indonesia hari ini, Selasa (15/11/2022).

Dia juga mengimbau untuk tidak melakukan membeli saham sebelum membaca annul report atau laporan keuangan suatu perusahaan.

"Buat orang yang baru jangan pernah membeli saham sebelum membaca annual report Jangan pernah membeli saham satu perusahaan sebelum membaca annual report," ucapnya.

"Kita membaca annual report kita jadi tau semua tentang perusahaan tersebut," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini