Share

Berkah KTT G20 Bali, Bangkitkan Usaha Manik-Manik

Mukhtar Bagus, iNews · Selasa 15 November 2022 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 455 2708210 berkah-ktt-g20-bali-bangkitkan-usaha-manik-manik-H62ITvHy6f.jpg Berkah KTT G20 Bali. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA – Siapa sangka penyelenggaraan KTT G-20 Bali menjadi harapan bagi pelaku usaha kecil Indonesia. KTT G20 membawa kebangkitan untuk UMKM.

Seperti di Jombang, Jawa Timur, para perajin manik-manik mulai kembali kedatangan pembeli asing karena mereka merasa yakin Indonesia menjadi tempat yang aman bagi wisatawan.

Baca Juga: KTT G20, Luhut: Mari Bangun Dunia yang Berkelanjutan untuk Anak Cucu

Contohnya, pasangan turis asing yang mengaku berasal dari Denhaag, Belanda mengunjungi galeri dan tempat produksi manik-manik di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Menurut keterangannya, mereka penasaran dan ingin melihat langsung tempat produksi manik-manik yang selama ini hanya mereka lihat di Bali.

Untuk diketahui, Desa Plumbon Gambang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur adalah sentra produsen manik-manik yang mayoritas hasil produksinya dipasarkan ke luar negeri melalui Bali.

Baca Juga: Kejar Net Zero Emission 2060, RI Dapat Dukungan dari Jepang

Di tempat ini, pengunjung bisa melihat secara langsung proses produksi manik-manik yang dibuat dari limbah kaca.

Berbeda dengan manik-manik produksi dari daerah lain, manik-manik produksi warga Jombang mayoritas adalah manik-manik etnik yang biasanya dipakai oleh warga suku di pedalaman.

Itu sebabnya bentuk manik-manik ini sangat disukai oleh pembeli terutama para turis asing.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Bahkan di tempat produksinya di Jombang ini, pengunjung tidak hanya bisa melihat, tapi juga bisa mencoba membuat manik-manik yang diproses secara tradisional menggunakan bara api.

Harga kalung berbahan manik-manik yang merupakan produksi warga Plumbon Gambang bervariasi, mulai dari yang termurah seharga Rp25.000 dan yang termahal mencapai Rp1,5 juta.

Dengan adanya event G-20 yang digelar di Bali, para perajin manik-manik di Jombang berharap acara tersebut akan memberikan dampak yang positif bagi perkembangan usaha kecil di Indonesia agar kembali bangkit pasca pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini