Share

Bendungan Tambalang Bali Rampung Akhir Tahun , Habiskan Anggaran Rp793 Miliar

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Rabu 16 November 2022 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 470 2708425 bendungan-tambalang-bali-rampung-akhir-tahun-habiskan-anggaran-rp793-miliar-MfBeqZb8hA.jpg Pembangunan bendungan tambalang Bali (Foto: PUPR)

JAKARTA - Pembangunan bendungan Tambalang Bali akan rampung pada akhir tahun. Bendungan yang memiliki kapasitas 7,6 juta m3 yang dibangun sejak 2018 dengan anggaran Rp793 miliar.

Hingga November 2022 progres pembangunan bendungan mencapai 89,1% dan ditargetkan bakal impounding (pengisian air pertama) pada bulan Desember mendatang. Nantinya bendungan tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 588 hektare di Daerah Irigasi (DI) Bungkulan dan D.I Bulian.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan dan irigasi terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan.

"Kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal," kata Menteri Basuki pada pernyataan tertulisnya, Rabu (15/11/2022).

Selain itu Bendungan Tamblang memiliki potensi sebagai penyediaan air baku dengan debit 510 liter/detik, menambah cadangan listrik (PLTM) sebesar 0,54 MW, pengendalian banjir, kawasan konservasi, dan potensi pariwisata baru di Bali utara.

Pembangunan bendungan ini diharapkan akan menambah jumlah tampungan air di Provinsi Bali yang terkenal dengan sejumlah destinasi pariwisata bertaraf internasional.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Bendungan Tamblang merupakan bendungan dengan tipe Zonal Inti Tegak dengan panjang 260 meter dan tinggi puncak 70 meter, dilengkapi terowongan pengelak tipe tunnel tapal kuda dengan diameter 4,50 meter panjang 3,55 meter. Sumber air bendungan berasal dari Tukad Daya dengan luas genangan 35,85 hektare.

Konstruksi bendungan dikerjakan oleh kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) - Adijaya (KSO) di antaranya meliputi jalan masuk, jalan inspeksi, bangunan fasilitas, bangunan pelimpah (spillway), bendungan utama (main dam),bangunan pengambil (intake), dan terowongan pengelak.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini