Share

Bye Impor! Proyek Infrastruktur di Indonesia Pakai Produk Lokal Rp80 Triliun

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Kamis 17 November 2022 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 470 2709300 bye-impor-proyek-infrastruktur-di-indonesia-pakai-produk-lokal-rp80-triliun-fCe6ALqFwd.jpg Proyek Infrastruktur di RI Pakai Produk Lokal (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur demi peningkatan daya saing.

Infrastruktur menjadi pondasi bagi Indonesia untuk berkompetisi di kancah internasional sekaligus menciptakan multiplier effect yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bahkan menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan infrastruktur yang masif menjadi modal Indonesia untuk meningkat menjadi negara maju, dari yang sebelumnya negara berkembang.

BACA JUGA:RI-Korsel Jalin Kerjasama Pembangunan Infrastruktur Hijau 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yudha Mediawan mengatakan, keberhasilan pembangunan infrastruktur sangat ditentukan oleh pasokan sumber daya material dan peralatan konstruksi. Oleh karenanya pembenahan terhadap tata kelola rantai pasok material dan peralatan konstruksi terus dilakukan untuk memastikan ketersediaannya baik dari segi kuantitas dan kualitas.

“Dalam berbagai kesempatan, Bapak Presiden RI menekankan upaya mengurangi penggunaan bahan konstruksi impor selama kebutuhan spesifikasi dapat dipenuhi dalam negeri atau produk tersebut masih bisa diproduksi di dalam negeri, sehingga pembangunan infrastuktur yang masif dapat mendongkrak industrialisasi dalam negeri," ujar Yudha dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (17/11/2022).

Produksi Dalam Negeri (PDN) menjadi perhatian yang serius. Berbagai produk dalam negeri seperti kebutuhan produk baja, aspal serta berbagai kebutuhan material dan bahan baku lainnya harus disediakan sehingga sektor konstruksi bisa berkontribusi dalam menurunkan defisit neraca transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan Indonesia.

 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Penggunaan produk dalam negeri, dalam hal ini produk Usaha Mikro dan Kecil serta Koperasi (UMKK), diatur penggunaannya dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja di mana Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah wajib mengalokasikan paling sedikit 40% produk/jasa Usaha Mikro dan Kecil serta Koperasi dari hasil produksi dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa Pemerintah.

Kebijakan ini juga telah dituangkan dalam pengaturan Pengadaan Barang/Jasa, dimana preferensi harga diberikan jika terdapat Produk Dalam Negeri yang memiliki penjumlahan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan minimal 40%.

Kementerian PUPR turut mengambil peran dalam instruksi Presiden tersebut. Di mana dari pagu TA 2022 sebesar Rp106 triliun, Kementerian PUPR berkomitmen belanja PDN sebesar Rp80,48 triliun (PDN sebesar 84,9% dari Pagu PBJ sebesar Rp92,7 triliun).

“Saya yakin dengan semangat kolaboratif, kita akan mampu mengejar ketertinggalan dan memulihkan ekonomi nasional," katanya.

Hal ini disampaikan Yudha mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka IndoBuildTech Expo 2022

"Sebagai wadah pertemuan dan kolaborasi para pelaku jasa konstruksi dalam mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Sekaligus mendorong agar kegiatan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung kebangkitan kembali bisnis sektor konstruksi dan industri material kontruksi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Debindo-ITE Effi Setiabudi selaku penyelenggara menyampaikan bahwa IndoBuildTech Expo 2022 di ICE adalah sebuah perwujudan sinergi kemitraan antara exhibitor, event supporting partners, visitors dan organizer untuk mendorong terwujudnya pemulihan ekonomi nasional. Hal ini selaras dengan tekad presidensi Indonesia G20 Recover Together, Recover Stronger.

“Semangat kemitraan kerjasama itu dapat kita lihat dan kita ikuti bersama dalam bentuk rangkaian kegiatan yang digelar bersama kementerian, lembaga, dan mitra-mitra lainnya," katanya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini