Share

Bank Bumi Arta (BNBA) Rights Issue 616 Juta Saham

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 278 2713038 bank-bumi-arta-bnba-rights-issue-616-juta-saham-aFtmWrBb82.jpg BNBA Right Issue (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 616 juta saham baru atau sebesar 18,18% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

Dalam prospektus yang dirilis, aksi korporasi ini dilakukan guna memenuhi ketentuan modal inti Rp3 triliun, yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rights issue juga dilaksanakan sebagai upaya memperkuat struktur permodalan BNBA.

Adapun, sekitar 80% dari dana hasil rights issue akan digunakan untuk tambahan modal kerja berupa penyaluran kredit. Kemudian, sekitar 10% akan digunakan untuk investasi pada infrastruktur teknologi informasi dan sumber daya manusia terkait penambahan tenaga kerja dalam rangka pengembangan layanan perbankan digital.

“Sisanya, sekitar 10% untuk ekspansi usaha berupa pengembangan produk baru, antara lain tabungan digital dan deposito digital,” demikian tertulis dalam prospektus perseroan, dikutip Rabu (23/11/2022).

Setiap pemegang sembilan saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 1 Desember 2022 pukul 16.00 WIB berhak atas dua HMETD, di mana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 1.345 per saham. Melalui rights issue ini, perseroan akan mendapatkan dana sebesar Rp828,52 miliar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, PT Surya Husada Investment (SHI) selaku pemegang 25,45% saham perseroan, menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan yaitu sejumlah 156,80 juta saham.

Selain itu, PT Dana Graha Agung (DGA) selaku pemegang saham perseroan sebesar 15,27% juga menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan, yaitu sejumlah 94,08 juta saham.

Kemudian, PT Budiman Kencana Lestari (BKL) selaku pemegang 10,18% saham perseroan akan melaksanakan seluruh HMETD sejumlah 62,72 juta saham. Serta, PT Takjub Finansial Teknologi (TFT) yang memegang 40,00% saham perseroan akan melaksanakan sebagian dari proporsi yang menjadi haknya, yaitu setidak-tidaknya sebanyak 24,64 juta saham.

“Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam PMHMETD akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi sebesar 18,18%,” lanjut prospektus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini