Share

Kena PHK, Pria Ini Kini Sukses Buka Usaha Sate Jepang

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 455 2713413 kena-phk-pria-ini-kini-sukses-buka-usaha-sate-jepang-oP8tneeZbn.JPG Ilustrasi pengusaha. (Foto: Freepik)

BEKASI - Pemutusan hubungan kerja (PHK) kerap memberikan dampak psikologis pada mereka yang mengalami.

Tak sedikit juga seseorang harus pontang-panting akibat dampak PHK yang biasanya dilakukan secara tiba-tiba.

Di mana hal ini terjadi pada Fauzi Haris salah satu mantan karyawan di sebuah perusahaan di Jakarta yang terkena PHK 2021 silam.

Pada akhirnya Fauzi harus memilih banting setir menjadi seorang pengusaha.

 BACA JUGA:PHK Massal Resahkan Pekerja, BLT Subsidi Gaji Bisa Jadi Solusi?

“Udah pernah sih dapat kerjaan lagi di Cikarang, tapi gak sepadan dan part time juga, jadi memutuskan buka usaha,” ucap Fauzi, Selasa (22/11/2022).

Fauzi kini merintis usaha menjual makanan bernama Yasui Yakitori, sate khas ala Jepang yang dijual menggunakan gerobak.

Usaha makanan ini dibukanya setiap hari di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Ide menjual makanan ini matang setelah berdisuksi bersama teman sebayanya yaitu Reza, ditambah, sedikit perhitungan dari tabungan hasil kerjanya beberapa tahun kebelakang.

Meski sektor usaha makanan kian ramai, Fauzi tetap ‘kekeh’ untuk membuka usaha di sektor itu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Kan banyak jualan nasi goreng, nasi pecel dan lainnya, kita pilih apa nih yang beda, nah dengan tabungan yang ada akhirnya kita putuskan jual sate ini, sate daging ayam dan sapi khas Jepang,” tutur dia.

Pria berusia 30 tahun ini mengaku tidak mempunyai latar belakang apapun terkait usaha.

Dari pengalamannya, Fauzi meyakinkan kekuatan mental merupakan faktor masih berjalannya usaha itu.

“Persiapan mental, karena kan kita sering lihat sebelah kanan kiri kita jualan ramai, kok kita belum (ramai), jadi belajar sabar sambil terus jaga kualitas makanan,” ucapnya.

Konsisten untuk menjaga makanan usahanya sendiri itu terus dilakukan demi menggaet pelanggan.

Meski belum puas dengan kuantitas pembeli yang datang sikap menjaga kualitas makanannya tetap dijaga.

“Memang belum ramai, tapi minimal kita sudah punya langganan deh,” tuturnya.

“Alhamdulillah untuk penghasilan uang bulanan setelah gak bekerja kan,” sambungnya.

Fauzi pun berpesan kepada korban-korban lainnya tidak putus asa akibat dampak PHK.

Menurutnya, PHK bukanlah titik akhir dari sebuah hidup.

“Mau akhirnya mencari pekerjaan lagi, atau buka usaha seperti saya, yang penting tetap jangan pernah putus asa akibat PHK,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini