Share

Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Ekonomi RI, Pengusaha Ritel Ekspansi di 2023

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 320 2714279 konsumsi-rumah-tangga-jadi-mesin-ekonomi-ri-pengusaha-ritel-ekspansi-di-2023-yZbgdJ0hZ9.JPG Ilustrasi PDB. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyampaikan pada tahun 2023 pelaku usaha ritel siap untuk melakukan ekspansi.

"Rencana ekspansi 2023 jelas sudah ada, ketika ada ekspansi maka akan ada konsumen baru diwilayah baru, kemudian potensi baru," kata Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/11/2022).

Menurut Roy, ekspansi tersebut masih belum bisa memulihkan keadaan seperti yang terjadi sebelum pandemi.

Namun untuk pembukaan ritel baru dikatakan setidaknya bisa lebih baik dibandingkan saat pandemi Covid-19.

 BACA JUGA:Jokowi Sebut Industri Ritel Turun Bukan Hanya karena Pandemi tapi...

Dia menjelaskan, pada saat pandemi Covid-19 pembukaan ritel baru setidaknya terkoreksi 40 - 50%.

Misal untuk pembukaan mini market, yang sebelum pandemi dalam sehari bisa membuka 6-7 toko sehari, saat pandemi hanya terbuka 2-3 toko baru saja.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Demikian hal untuk super market maupun hyper market yang juga terkoreksi saat adanya pembatasan mobilitas akibat pandemi Covid-19 selama 2 tahun mewabah.

"Kalau 2023 kita melihat optimisme, bahwa ketika inflasi terjaga, kemudian menuju endemi, itu mungkin bisa diatas masa pandemi, pada tahun 2023 memang beluk recovery, belum balik lagi hingga 6 toko sehari, bisa 4-5 toko sehari," pungkasnya.

Dia optimis untuk melakukan ekspansi itu datang dari komposisi penghitungan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih disumbangkan oleh konsumsi masyarakat.

"Pertumbuhan ekonomi kita Kuartal III 5,72% meningkat (dari kuartal II), dan 50,38% konsumsi rumah mengkontribusikan PDB Indonesia, pengeluaran pemerintah, ekpor, dan impor, tidak lebih dominan untuk berkontribusi Pertumbuhan Ekonomi kita," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini