Share

Rugi Garuda Maintenance (GMFI) Menyusut 54,34% di Kuartal III-2022

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 278 2714624 rugi-garuda-maintenance-gmfi-menyusut-54-34-di-kuartal-iii-2022-6kmwKy1VQE.jpg Rugi GMFI menyusut (Foto: Antara)

JAKARTA – Rugi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menyusut 54,3% di kuartal III 2022. Rugi GMFI membukukan rugi sebesar USD17,78 juta atau turun dibandingkan periode yang saham tahun lalu sebesar USD38,94 juta.

Perolehan rugi bersih tahun berjalan GMFI dipengaruhi oleh jumlah pendapatan usaha pada kuartal III 2022 yang mencapai USD150,49 juta. Capaian ini menurun 8,99% dibanding kuartal III 2021 yang sebesar USD165,37 juta.

Selain itu, GMFI juga mengalami penurunan jumlah beban usaha pada kuartal III 2022 yang mencapai defisit USD72,19 juta. Capaian ini menurun dibanding per kuartal III 2021 yang tercatat defisit sebesar USD74,84 juta.

Dengan demikian, rugi usaha pada kuartal III 2022 mencapai USD6,84 juta, turun 75,28% dibanding kuartal III 2021 yang mencatatkan rugi usaha sebesar Rp27,68 juta. Jumlah rugi komprehensif periode berjalan kuartal III 2022 senilai USD14,78 juta, meningkat dibanding per kuartal III 2021 yang mencatat rugi komprehensif sebesar USD37,02 juta.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Per 30 September 2022, total liabilitas GMFI tercatat menurun menjadi USD773,63 juta dari USD735,77 juta per 31 Desember 2021. Selain itu, jumlah defisit ekuitas perseroan hingga per kuartal III 2022 mengalami peningkatan menjadi USD353,16 juta dibanding posisi per akhir Desember 2021 yang senilai USD338,35 juta.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pendapatan sebesar USD319 juta. Rian Fajar Isnaeni, VP Corporate Secretary & Legal GMFI pernah bilang, target pendapatan tersebut meningkat sekitar 50% dari pencapaian tahun 2021.

Untuk itu, perseroan pun telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis yang akan dilakukan. Disebutkan, untuk memitigasi dampak penurunan pendapatan, perusahaan telah melakukan ekspansi pada segmen bisnis yang tidak terlalu terdampak oleh pandemi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini