Share

Digitalisasi Bisnis, Anak Usaha PGAS Hemat Rp34 Miliar

Rizky Fauzan, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 278 2714748 digitalisasi-bisnis-anak-usaha-pgas-hemat-rp34-miliar-7gLbhdzS87.jpg Pipa Gas (Foto: Subholding Gas)

JAKARTA - Anak usaha PT PGN Tbk (PGAS), PGN Saka mencatatkan efisiensi hingga USD2,18 juta atau setara Rp34,2 miliar per tahun melalui digitalisasi proses bisnis.

Presiden Direktur PGN Saka Avep Disasmita mengatakan bahwa digitalisasi di perusahaannya dengan implementasi perangkat lunak sumber terbuka (open source software), sebagai bagian dari implementasi program 6G Holding Migas Pertamina yaitu go digital.

PGN Saka telah menjalan transformasi digital sejak 2013, dengan sekitar 100 aplikasi yang telah berjalan.

BACA JUGA:Laba PGN (PGAS) Rp4,7 Triliun di Kuartal III-2022, Naik 8,4% 

Penerapan digitalisasi terbaru yakni aplikasi Vessel Monitoring untuk memonitor pergerakan kapal di perairan sekitar Blok Pangkah dan Blok Muriah. Inisiatif ini diambil untuk mencegah terjadinya insiden maupun kecelakaan fatal di fasilitas lepas pantai yang dioperasikan PGN Saka.

“Sistem Vessel Monitoring menyuguhkan data secara real-time selama 24 jam dalam seminggu dan mampu menghemat biaya hingga USD2,18 juta per tahun, dibanding biaya yang dikeluarkan apabila kami melakukan monitoring secara konvensional dengan menggunakan kapal patroli,” kata Avep dalam Digitalization Forum di The 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 di Nusa Dua, Bali, melalui keterangannya yang diterima, Jumat (25/11/2022).

Menurut Avep, penggunaan teknologi open source untuk pengembangan aplikasi berbasis proses bisnis membawa keuntungan bagi perusahaan tidak hanya dari segi efisiensi kegiatan operasi, tetapi juga efisiensi biaya.

“Proses pengembangan aplikasi menjadi lebih singkat dan efisien karena kita tidak dihadapkan pada skema yang kompleks untuk mendapatkan lisensi,” katanya.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

PGN Saka akan terus mengadopsi perangkat lunak sumber terbuka melalui pengembangan aplikasi secara bertahap demi meningkatkan efisiensi proses bisnis dan operasi.

Sebagai informasi, saat ini, PGN Saka mengelola produksi Blok Pangkah, Ketapang, Fasken, Bangkanai, Muriah, dan Muara Bakau.

Dalam mendukung pertumbuhan kinerja, PGN Saka melanjutkan investasi pada eksplorasi baru dan pengembangan lapangan, terutama aset di Pangkah dan Muriah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini