Share

Gedung KemenkopUKM Penuh Karangan Bunga Aksi Penolakan RUU PPSK

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Jum'at 25 November 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 320 2714618 gedung-kemenkopukm-penuh-karangan-bunga-aksi-penolakan-ruu-ppsk-pvr1swccmk.jpg RUU PPSK matikan koperasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gedung KemenkopUKM dan DPR RI dipenuhi karangan bunga bentuk aksi penolakan terhadap RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) alias Omnibus Law Keuangan. Ratusan bunga papan di DPR RI dan KemenkopUKM tersebut dikirim langsung oleh koperasi dan pegiat koperasi dari berbagai daerah mulai dari Aceh hingga NTT.

Salah satunya adalah karangan bunga dari KSP Kopdit Gentarias Pringsewu mislanya menyampaikan aspirasi dengan tagar #tolakRUUPPSK dan menyampaikan pesan "Tolak Pengaturan Koperasi dalam RUU PPSK". Kemudian, Kopdit Nusa Indah Banyuasin Sumsel juga mengusung tagar yang sama #TolakRUUPPSK dan menuntut kepastian hukum kegiatan koperasi di Indonesia.

Datang juga dari Koperasi Credit Union dengan tagar #TolakRUUPPSK dengan menyampaikan pesan Duka "Kami insan koperasi dari Credit Union Berduka, Pengawasan OJK dalam RUU Sektor Keuangan Bisa Mematikan Koperasi".

Aksi penolakan RUU PPSK melalui pengiriman bunga papan juga terjadi di gedung KemenkopUKM. Terpampang kiriman bunga papan tepat di pintu masuk gedung Kemenkop aksi tolak RUU PPSK dari Puskpdit Yogyakarta dengan pesan "Kami Insan Koperasi Credit Union Menolak RUU PPSK Karena Merusak Demokrasi Ekonomi". Ucapan bunga papan yang sama dengan tagar dan pesan yang sama mengelilingi gedung Kementerian Koperasi UMKM yaitu tolak RUU PPSK karena dianggap merusak demokrasi ekonomi.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Datang juga aksi penolakan dari Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI) dengan pesan menolak RUU PPSK. Ada dua alasan penolakan oleh GKKI "Menolak RUU PPSK karena tidak berpihak kepada usaha simpan pinjam koperasi, dan menuntut pelibatan GKKI dalam penyusunan RUU PPSK".

Sebelumnya, koperasi melalui Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) melakukan audiensi ke fraksi-fraksi di DPRI dan menyuarakan penolakan terhadap pasal-pasal pengaturan koperasi dalam RUU PPSK. Sebagaimana diketahui Pemerintah dan DPR RI saat ini sedang intens membahas RUU PPSK di Komisi XI DPR-RI, Panja sudah dibentuk, Draft Dasar sudah disepakati untuk dilakukan pembahasan melalui rapat-rapat antara pemerintah dengan DPR RI. Diperkirakan RUU PPSK akan dikebut dan disahkan pada awal Desember 2022.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini