Share

Daftar Perusahaan yang PHK Karyawan, Ada Fakta Mengejutkan!

Clara Amelia, Okezone · Senin 28 November 2022 05:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 320 2714746 daftar-perusahaan-yang-phk-karyawan-ada-fakta-mengejutkan-Kbjd0xxP3Q.jpeg PHK industri startup (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan telah menghantui para karyawan. Banyak perusahaan Indonesia yang melakukan PHK terhadap karyawannya.

Paling baru perusahaan yang melakukan PHK yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan Ruangguru. Dirangkum Okezone, Senin (28/11/2022), berikut fakta dan daftar perusahaan yang PHK Karyawan:

1. 15 Perusahaan di Indonesia PHK Karyawan

Sebanyak 15 perusahaan di Indonesia melalukan PHK Karyawan. Mulai dari Shoppe Indonesia, Ruangguru, hingga GoTo.

2. Shopee Indonesia

Shopee Indonesia melakukan PHK kepada 180 karyawannya atau sekitar 3% dari jumlah karyawan pada September 2022.

Karyawan yang terkena PHK berasal dari beragam tingkatan, mulai dari head of department atau director, senior manager, hingga posisi-posisi entry level atau junior staff.

"Kondisi ekonomi global menuntut kami untuk lebih cepat beradaptasi serta mengevaluasi prioritas bisnis agar bisa menjadi lebih efisien. Ini merupakan sebuah keputusan yang sangat sulit,” kata Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira pad pernyataan tertulisnya.

3. LinkAja

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja pada tahun 2022 sempat mengabarkan bahwa perusahaan melakukan PHK pada beberapa beberapa karyawannya. Head of Corporate Secretary Group LinkAja Reka Sadewo menjelaskan, kebijakan tersebut dilakukan karena perusahaan melakukan perubahan signifikan dalam penyesuaian bisnis.

Meski tidak ada berapa jumlah karyawan yang terkena PHK, namun perusahaan memastikan seluruh proses PHK mematuhi aturan dan regulasi yang berlaku, termasuk pembayaran hak. Meski tidak ada berapa jumlah karyawan yang terkena PHK, namun perusahaan memastikan seluruh proses PHK mematuhi aturan dan regulasi yang berlaku, termasuk pembayaran hak.

4. PT Fotexco Busana International

Perusahaan produsen pakaian dalam wanita dan pria yang bermarkas di Bogor Jawa Barat juga melakukan PHK pada karyawannya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

5. Mamikos

Perusahaan startup penyedia jasa sewa kamar kos ini sempat melakukan PHK terhadap karyawannya. Co-founder dan CEO Mamikos Maria Regina Anggit menjelaskan PHK dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan makro ekonomi.

Meski mamikos tidak menjelaskan secara detail berapa jumlah karyawan yang di PHK, perusahaan tersebut siap berkomitmen untuk memenuhi hak karyawan korban PHK sesuai dengan aturan yang berlaku. Akan tetapi, pada Juli lalu, Mamikos melakukan PHK terhadap sekitar 100 karyawannya.

6. SiCepat

Perusahaan ekspedisi ini juga memberhentikan 365 karyawannya, mulai dari Admin Operasional hingga kurir SiCepat Ekspres. Chief Marketing Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres, Wiwien menjelaskan pemutusan tersebut berdasarkan untuk melakukan pembaharuan management human Capital terkait pemberlakuan standar evaluasi kompetensi berdasarkan KPI (key performance indicator).

"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan performa kerja karyawan SiCepat," kata Wiwien melalui pernyataan tertulisnya.

7. Indosat Ooredoo Hutchison

Tahun ini, perusahaan penyedia jasa telekomunikasi tersebut melakukan PHK kepada sekitar 300 karyawannya. Namun demikian perusahaan sempat menyebut bakal memberikan kompensasi kepada karyawan yang terdampak PHK.

Paket kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan berupa pembayaran hingga 75 kali upah. Jumlah tersebut menurut Director & Chief of Human Resources Officer IOH Irsyad Sahroni, bahkan sudah lebih besar dari ketentuan undang-undang yang berlaku.

8. Tokocrypto

Perusahaan startup yang membuka platform perdagangan aset kripto ini melakukan perubahan strategi bisnis, salah satunya dengan mengurangi 20% dari total 225 karyawannya atau sekitar 45 orang.

9. GrabKitchen

Grab menutup layanan GrabKitchen di Indonesia terhitung 19 Desember 2022. Maka itu, otomatis terjadi PHK karyawan. Karyawan diberikan dua pilihan, mau terkena PHK atau ditawarkan untuk bekerja di posisi dan juga divisi lain Grab Indonesia.

10. JD.ID

Salah satu startup e-commerce JD.ID melakukan PHK terhadap sejumlah pekerjanya. Upaya itu disebut untuk menjaga perusahaan agar tetap mampu bersaing dengan platform e-commerce lainnya.

11. Mobile Premier Legue

Perusahaan rintisan Mobile Premier League atau MPL (Gaming) mengumumkan angkat kaki dari pasar Indonesia pada Mei 2022. Sejak 30 Mei 2022, MPL Indonesia sudah tidak beroperasi

12. Zenius

Startup (edutech) Zenius mengumumkan PHK sekitar 800 karyawan dari Mei hingga Agustus 2022.

13. GoTo

GoTo memutuskan untuk merampingkan 1.300 karyawan. Karyawan yang terdampak dari kebijakan ini akan mendapat paket kompensasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan di tiap negara di mana GoTo beroperasi.

14. Ruangguru

Ruangguru menjadi perusahaan paling terbaru yang melakukan PHK. Selang beberapa jam dari GoTo, perusahaan rintisan ini mengumumkan PHK ratusan pegawai. Informasi itu sampaikan oleh Tim Corporate Communication Ruangguru.

15. TaniHub

PT TaniHub Indonesia melakukan penutupan dua gudang di Bandung dan Bali. TaniHub juga menutup layanan B2C dan fokus di B2B. Langkah tersebut mengakibatkan sejumlah karyawan terkena PHK pada Maret 2022

16. Sirclo Group

SIRCLO Group juga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). PHK dilakukan pada 8% dari total karyawan yang berlaku efektif sejak 22 November 2022

Founder dan CEO SIRCLO Group, Brian Marshal menyampaikan, keputusan ini didasari oleh kebutuhan untuk beradaptasi di tengah kondisi makro ekonomi saat ini.

“Sebagai perusahaan teknologi yang berkembang pesat, SIRCLO Group berupaya untuk terus adaptif dalam melakukan penyesuaian bisnis agar mencapai pertumbuhan jangka panjang," kata Brian dalam keterangan tertulis.

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini