Share

IHSG Sepekan Lesu 0,41% ke 7.053, Transaksi Harian Jadi Rp10,4 Triliun

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Sabtu 26 November 2022 06:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 278 2715137 ihsg-sepekan-lesu-0-41-ke-7-053-transaksi-harian-jadi-rp10-4-triliun-cjFxWKOf9K.JPG IHSG. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan mengalami penurunan 0,41% ke 7.053,150 dari 7.082,181 pada pekan sebelumnya.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), rata-rata volume transaksi bursa turun 1,58% menjadi 17,985 miliar saham dari 18,274 miliar saham.

Sedangkan nilai transaksi harian bursa juga turun16,25% menjadi Rp10,4 triliun dari Rp12,4 triliun pada pekan sebelumnya.

Di mana investor asing pada Jumat (25/11/2022) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,07 miliar, serta sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp79,47 triliun.

 BACA JUGA:IHSG Sesi I Terjun Bebas ke 7.083

Adapun untuk peningkatan terjadi pada kapitalisasi pasar bursa sebesar 0,12% menjadi Rp9.484 triliun dari Rp9.473 triliun pada pekan sebelumnya.

Dengan rata-rata frekuensi transaksi harian bursa merosot 13,88% menjadi 1.063.305 dari 1.234.632 dibanding pekan lalu.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) yaitu BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan Workshop Media Gathering Pasar Modal 2022 dengan tema “Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil & Berkelanjutan”, di Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memberikan informasi terkini kepada wartawan pasar modal, sekaligus memperingati 45 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

Workshop Media Gathering Pasar Modal 2022 menghadirkan narasumber Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana, Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Utama KPEI Iding Pardi, dan Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo. OJK dan SRO senantiasa melakukan pengembangan pasar modal disesuaikan dengan dinamika pemulihan ekonomi yang terus berkembang, untuk senantiasa menjaga perdagangan di pasar modal Indonesia dapat berlangsung teratur, wajar, dan efisien.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini