Share

Tunas Baru Lampung (TBLA) Rights Issue 768,43 Juta Saham untuk Modal Kerja

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Senin 28 November 2022 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 278 2716334 tunas-baru-lampung-tbla-rights-issue-768-43-juta-saham-untuk-modal-kerja-o6RfebLtKg.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Perseroan akan menerbitkan sebanyak 768,43 juta saham dengan nilai nominal Rp125 per saham.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam melaksanakan aksi korporasi ini, perseroan akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Januari 2023 mendatang.

“Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut, bergantung pada keperluan dana perseroan dan harga pelaksanaan PMHMETD,” tulis manajemen TBLA dalam keterbukaan informasi, Senin (28/11/2022).

 BACA JUGA:Erick Thohir Minta Adhi Karya Right Issue

Perseroan bermaksud untuk melaksanakan rights issue dalam jangka waktu yang wajar untuk dilakukan, namun tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB dan pernyataan efektif yang didapat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Adapun, perseroan akan menggunakan seluruh dana hasil rights issue untuk tambahan modal kerja,” lanjut manajemen.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, perseroan memperkirakan bahwa rencana penambahan modal melalui rights issue akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasi perseroan.

Di mana, rights issue yang akan dilakukan dapat memperkuat struktur permodalan, khususnya meningkatkan kemampuan kas untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, yang pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Di sisi lain, dengan dilaksanakannya penambahan modal melalui rights issue, maka pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu rights issue dapat terdilusi sebesar maksimum 12,6%.

Sebagai informasi, Tunas Baru Lampung merupakan salah satu anggota dari Sungai Budi Group, salah satu perintis industri pertanian di Indonesia yang didirikan pada tahun 1947.

TBLA mulai beroperasi di Lampung pada awal tahun 1975, dan telah berkembang menjadi salah satu produsen minyak goreng terbesar dan termurah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini