Share

Menko Luhut Sebut Proyek HPAL Terbesar Dunia Ada di Indonesia

Heri Purnomo, MNC Portal · Senin 28 November 2022 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 320 2716110 menko-luhut-sebut-proyek-hpal-terbesar-dunia-ada-di-indonesia-pRKPxMIfwD.JPG Menko Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Proyek HPAL (High Pressure Acid Leaching) terbesar di dunia ada di Indonesia.

"HPAL yang terbesar di dunia ada di Indonesia," kata Luhut dalam sambutannya yang dipantau secara virtual, Senin (28/11/2022).

Luhut mengatakan bahwa dengan proyek HPAL terbesar di dunia, maka ini akan membentuk suatu ekosistem yang sangat penting terutama untuk Indonesia, khususnya dalam memproduksi baterai lithium sebagai pasokan kendaraan listrik.

 BACA JUGA:Menko Luhut: Sail Tidore Bukti Komitmen Pemerintah Dukung Pemulihan Pariwisata

"Orang tidak bisa bikin lithium baterai tanpa HPAL ini dan ini menjadikan satu ekosistem yang penting buat kita," katanya.

Oleh sebab itu, Luhut menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dan tidak ada satu pun dapat mengatur Tanah Air.

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

"Jadi kita harus tunjukan ke dunia bahwa indonesia merupakan bangsa besar, bangsa yang bisa mengatur dirinya, tidak perlu tuh negara lain mengatur diri kita bahwa kalian lingkunganya harus begini, harus begitu. kita tahu harus apa yang kita lakukan," katanya.

Menko Luhut juga menyampaikan agar proyek ini memperhatikan kepentingan lingkungan sehingga dapat memperkuat posisi Indonesia dalam mata rantai nilai energi hijau.

Di mana tujuannya untuk memasok pasar Indonesia dan dunia dengan memiliki material berkualitas tinggi hingga berkelanjutan.

“Kami meminta agar proyek ini menyeimbangkan operasi komersial dengan keberlanjutan. Kita harus terus menjaga lingkungan dalam operasi, melalui praktik pertambangan yang baik dan konservasi," jelasnya.

Selain itu, seiring pembangunan proyek HPAL ini dapat memperhatikan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar serta mendukung usaha kecil dan menengah lokal agar masyarakat Sulawesi dapat tumbuh bersama.

“Proyek ini harus membangun fasilitas pendidikan, sekolah yang baik dan fasilitas kesehatan yang baik untuk masyarakat, dan untuk keluarga pekerja,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini