Share

Masyarakat Bakal Dapat 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Bisa Hemat Segini dalam Sebulan

Rizky Fauzan, MNC Portal · Senin 28 November 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 320 2716157 masyarakat-bakal-dapat-680-ribu-rice-cooker-gratis-bisa-hemat-segini-dalam-sebulan-KZj8Ci0gyH.jpeg Pemerintah Mau Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis (Foto: Timesofindia)

JAKARTA - Masyarakat akan mendapatkan 680.000 rice cooker gratis atau program bantuan penanak nasi listrik (BPNL). Program rice cooker gratis ini merupakan rencana dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Namun, rencana pemberian 680.000 rice cooker gratis dinilai menimbulkan pro dan kontra.

Pemberian 680.000 rice cooker gratis dengan nilai paket bantuan sebesar Rp500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM). Program rice cooker gratis diklaim dapat menghemat subsidi Rp52,22 miliar.

Selain itu, tujuan dari program ini untuk mendukung pemanfaatan energi bersih, meningkatkan konsumsi listrik per kapita (e-cocking) serta penghematan biaya memasak bagi masyarakat.

BACA JUGA:Konversi LPG ke Kompor Listrik, Jokowi: Timingnya Bukan Sekarang! Urusan dengan Rakyat Hati-Hati 

Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM Edy Pratikno mengatakan bahwa sudah ada kajian sementara perbandingan antara memasak dengan rice cooker dan LPG.

"Program bantuan penanak nasi listrik ini ada plus minusnya," kata Edi Pratikno dalam diskusi publik secara virtual pada Jumat 25 November 2022.

Edi menjelaskan, plus minusnya ini seperti kapasitas memasak nasi yang lebih kecil serta menggunakan kapasitas 300 watt harus lebih besar.

"Sehingga memasak cukup sekali dalam sehari. Ini tentunya nanti bila ada kajian-kajian lebih mendalam lagi mungkin akan melibatkan dari perguruan terkait kebijakan ini," ujarnya.

 

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, kebutuhan LPG untuk menanak nasi sebesar 2,4 kg per bulan dengan biaya yang dikeluarkan Rp16.800 per bulan. Sementara, konsumsi energi menanak nasi dengan rice cooker 19,80 kWh per bulan dengan biaya Rp10.396 per bulan.

Dengan demikian, menanak nasi dengan penanak nasi listrik terjadi penghematan Rp6.404 per bulan. "Dari hasil kajian sementara itu ada komparasi dan manfaat," ujarnya.

Kementerian ESDM menargetkan KPM yang memperoleh bantuan rice cooker gratis adalah kelompok rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA.

Edi menuturkan, ada dua jenis penanak nasi listrik yang akan dibagikan pada KPM, yaitu penanak nasi listrik berdaya listrik 200 watt dan 300 watt. "Sehingga, besaran daya listrik tiap rumah tangga akan sangat berpengaruh," tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini