Share

Dirut PLN Ungkap Proyek Listrik di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Senin 28 November 2022 20:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 320 2716603 dirut-pln-ungkap-proyek-listrik-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-1sR58lJyss.jpg Kereta Cepat (Foto: Okezone.com/KCIC)

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyatakan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai investasi komersial atau Business to Business (B2B) dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, kepada Komisi VI DPR RI. Menurut dia, posisi PLN tidak berhubungan dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2022 sebesar Rp3,2 triliun yang disuntik pemerintah kepada PT KAI (Persero).

"Dari kami sendiri ini bukan program PMN, bukan program listrik desa, sehingga ini program investasi biasa, secara komersial," ungkap Darmawan, saat RDP, Senin (28/11/2022).

Darmawan mengaku pihaknya nanti memilih tagihan kepada KCIC. Tagihan tersebut terkait dengan biaya pasokan listrik. Di mana, ada empat pasokan traksi tegangan tinggi 150 KV, empat pasokan stasiun, dan satu depo tegangan menengah yang disiapkan perseroan.

Adapun, mega proyek yang akan menghubungkan Bandung-Jakarta ini sejauh 142 kilometer membutuhkan daya listrik sekitar 260 mega volt ampere (MVA).

"Jadi dari sudut pandang kami ya ada biaya sambung yang kami tagihkan ke KCIC, ada biaya listrik ke KCIC, jadi dari sudut pandang kami ya kami memperlakukan seperti pelanggan yang lain bapak, jadi kami ada investasi betul, kami itung- itung juga pemanfaatan listrik sebesar ini berapa tahun," tuturnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia mencatat listrik yang disambungkan sudah kesiapannya sudah 100%. seperti penarikan saluran kabel tegangan menengah (SKTM) dari GI Rancaekek ke gardu KCJB (2 x 6.060 m).

 kubikel sudah terpasang lengkap di gardu PLN, dan pembangunan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 16 tower 4 CCT, tapping T.06 jalur Gedebage- Ujung Berung stringing juga selesai 100 persen.

"Saat ini sambungan kami sudah siap 100 persen dari bulan lalu, sedangkan saat ini kami menunggu persiapan dari pihak KCIC," kata Darmawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini