Share

Wall Street Anjlok Akibat Demo Besar Guncang China

Antara, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 278 2716734 wall-street-anjlok-akibat-demo-besar-guncang-china-mbk38ypMod.jpg Wall Street Berakhir Melemah. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Bursa saham AS, Wall Street melemah di akhir perdagangan Senin. Pasar saham terkena imbas protes di kota-kota besar China terhadap kebijakan ketat Covid-19 yang memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 497,57 poin atau 1,45% menjadi 33.849,46 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 62,18 poin atau 1,54% menjadi 3.963,94 poin. Indeks Komposit Nasdaq merosot 176,86 poin atau 1,58% menjadi 11.049,50 poin.

11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor real estat dan energi masing-masing tergelincir 2,81 persen dan 2,74 persen, memimpin penurunan.

Baca Juga: Wall Street Turun Imbas Kekhawatiran China soal Covid-19

Dengan waktu dua hari perdagangan di November, indeks S&P 500 berada di jalur yang tepat untuk kenaikan sebesar 2,4% pada bulan tersebut.

Saham Cupertino, raksasa teknologi California anjlok 2,6% karena keresahan pekerja di pabrik iPhone di China memicu kekhawatiran akan pukulan yang lebih dalam pada produksi ponsel kelas atas yang sudah dibatasi.

Protes yang jarang terjadi di kota-kota besar China selama akhir pekan pun menentang pembatasan ketat nol-Covid di negara itu memperburuk kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Baca Juga: Wall Street Melemah, Indeks Nasdaq Pimpin Penurunan

"Protes ini hanyalah bukti bahwa ini adalah semacam target bergerak di mana, apakah China akan terus berusaha untuk benar-benar membatasi penyebaran Covid?" kata Ahli Strategi Investasi Nasional US Bank Wealth Management, Tom Hainlin, dikutip dari Antara, Selasa (29/11/2022).

"Atau apakah mereka akan memiliki lebih banyak pendekatan 'hidup bersama COVID' yang telah kita lihat di Amerika Serikat dan negara lain?" tambahnya.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Saham Pinduoduo Inc di AS melonjak 12,6%, setelah platform e-commerce China itu mengalahkan estimasi pendapatan kuartal ketiga, dibantu oleh penguncian terkait Covid di negara yang memaksa konsumen berbelanja daring. Saham AS dari perusahaan teknologi China lainnya juga naik, dengan Baidu dan Tencent Holdings masing-masing menguat lebih dari 2,0 persen.

Saham Amazon.com Inc naik 0,6% setelah laporan industri memperkirakan pengeluaran selama Cyber ​​Monday, hari belanja daring terbesar AS, akan naik sebanyak 11,6 miliar dolar AS.

Perdagangan beragam di saham-saham pertumbuhan kelas berat lainnya, termasuk Microsoft Corp, Meta Platforms Inc, Nvidia Corp dan Tesla Inc.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini