Share

Mengintip Besaran Gaji dan Tunjangan yang Bakal Diperoleh Calon Panglima TNI Baru, KSAL Yudo Margono

Rina Anggraeni, Okezone · Selasa 29 November 2022 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 320 2716755 mengintip-besaran-gaji-dan-tunjangan-yang-bakal-diperoleh-calon-panglima-tni-baru-ksal-yudo-margono-wC2cGU0LnP.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA- Mengintip besaran gaji dan tunjangan yang bakal diperoleh calon Panglima TNI baru, KSAL Yudo Margono.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengusulkan KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI. Hal itu diketahui setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Praktino mengantarkan surat presiden (Surpres) ke DPR RI sore ini, Senin (28/11/2022).

"Pada kesempatan ini, saya qkan mengumumkan nama yang diusulkan presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono," kata Puan.

Tentunya penunjukkan ini membuat masyarakat ingin tahu berapa besaran gaji seorang Panglima TNI. Adapun, gaji pokok TNI diatur dalam Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Mengintip besaran gaji dan tunjangan yang bakal diperoleh Panglima TNI baru, KSAL Yudo Margono yakni Rp5.238.200 hingga Rp5.930.800. Hal ini berdasarkan peraturan tersebut.

Berikut rincian lengkapnya:

-Perwira Tinggi

1. Brigadir Jenderal Laks Pertama Mars Pertama: Rp3.290.500-Rp5.407.400

2. Mayor Jenderal Laks Muda Mars Muda: Rp3.393.400-Rp5.576.500

3. Letnan Jenderal Laks Madya Mars Madya: Rp5.079.300-Rp5.750.900

4. Jenderal Laksamana Marsekal: Rp5.238.200-Rp5.930.800

Sedangkan untuk tunjangan kelas jabatan tinggi tertulis dalam lampiran Perpres sebesar Rp 29.085.000. Kalkulasinya, Panglima TNI diperkirakan sebesar Rp 48.505.700 hingga Rp 49.186.300 per bulan dengan perhitungan gaji ditambah dengan tunjangan kinerja.

Saat ini, Laksamana Yudo mempunyai karier yang cemerlang di TNI AL. Pada 1988, ia pernah menjadi Asisten Perwira Divisi Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332. Beberapa posisi strategis strategis pernah dipegangnya. Pada 2008, ia menjadi Komandan Lanal Sorong. Empat tahun kemudian, ia menjadi Komandan Kolat Koarmabar. Pada 2015-2016, Yudo ditunjuk sebagai Komandan Lantamal I Belawan. Selanjutnya, pada 2018-2019, ia dipercaya menjadi Pangarmada I sebelum menjabat menjadi Pangkogabwilhan I. Hingga akhirnya Laksamana Yudo menjadi pucuk pimpinan TNI AL, dengan menjadi KSAL yang dilantik pada Mei 2020.

 (RIN)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini