Share

Ini Syarat dan Cara Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir, Bunda Baca Yuk!

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Selasa 29 November 2022 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 622 2717007 ini-syarat-dan-cara-daftar-bpjs-kesehatan-bayi-baru-lahir-bunda-baca-yuk-IYmaxpuB2D.jpg BPJS Kesehatan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Syarat dan cara daftar BPJS Kesehatan bayi yang baru lahir agar meringankan biaya jika sewaktu-waktu butuh pemeriksaan ke dokter.

Mendaftarkan bayi sebagai peserta BPJS juga penting menjadi perhatian orangtua karena memiliki banyak manfaat.

BPJS dapat menunjang keperluan yang berkaitan dengan kesehatan bayi

Sebelum mendaftarkan bayi sebagai peserta BPJS, ada beberapa ketentuan umum administrasi kepesertaan yang harus diperhatikan, antara lain:

 BACA JUGA:Begini Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

1. Bayi baru lahir dari Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan dan membayar iuran paling lambat 28 hari sejak dilahirkan.

2. Status bayi baru lahir akan aktif setelah dilakukan pembayaran iuran.

3. Bayi baru lahir yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN KIS wajib melakukan pemutakhiran data NIK Padan Dukcapil paling lambat 3 bulan sejak dilahirkan.

4. Pendaftaran bayi yang berusia lebih dari 3 bulan wajib memiliki NIK yang terdaftar pada Dukcapil.

5. Peserta yang tidak mendaftar dan membayar iuran bayi baru lahir paling lama 28 hari sejak dilahirkan dikenakan kewajiban membayar iuran sejak dilahirkan dan dikenakan sanksi sebagaimana sanksi atas keterlambatan pembayaran iuran.

Dirangkum Okezone, Selasa (29/11/2022) dari web resmi BPJS kesehatan, berikut syarat dan cara daftar BPJS Kesehatan bayi baru lahir sesuai kategori peserta:

1. Peserta PBI Jaminan Kesehatan

Bayi yang dilahirkan oleh Ibu Kandung yang terdaftar sebagai peserta PBI JK secara otomatis ditetapkan sebagai peserta PBI JK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peserta dari penduduk yang di daftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD Pemda), mengacu kepada Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah dan dilakukan melalui Dinas Kesehatan/ Dinas Sosial Kabupaten/ Kota.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Syarat dan Cara Pendaftaran Bayi Baru Lahir:

- Menunjukkan nomor JKN dan data kependudukan ibu

- Surat keterangan kelahiran dari Bidan/RS/Fasilitas Kesehatan atau tenaga penolong persalinan.

2. Peserta PPU

Bayi baru lahir anak pertama sampai dengan ketiga dapat didaftarkan setelah bayi dilahirkan dan kepesertaannya langsung aktif mengacu pada status keaktifan orang tua PPU.

Pendaftaran bisa dilakukan secara kolektif melalui Instansi/ Badan Usaha.

Syarat dan Cara Pendaftaran Bayi Baru Lahir anak pertama sampai dengan ketiga:

- Menunjukkan nomor JKN dan data kependudukan ibu

- Surat keterangan kelahiran dari Bidan/RS/Fasilitas Kesehatan atau tenaga penolong persalinan

- Bayi baru lahir yang berusia lebih dari 3 bulan wajib memiliki NIK yang terdaftar pada Dukcapil.

3. Peserta PBPU & BP

Bayi baru lahir peserta PBPU dan BP dapat didaftarkan dengan syarat

- Menunjukkan nomor JKN dan data kependudukan ibu

- Surat keterangan kelahiran dari Bidan/RS/Fasilitas Kesehatan atau tenaga penolong persalinan

- Jika peserta belum melakukan autodebit tabungan dilengkapi dengan Buku rekening tabungan BNI, BRI, BTN, Mandiri dan BCA (dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga/Anggota Keluarga dalam Kartu Keluarga/Penanggung)

- Melakukan perubahan data bayi selambat- lambatnya 3 (tiga) bulan setelah kelahiran yang meliputi nama, tanggal lahir, jenis kelamin, dan NIK.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini