Share

Ada Kebocoran Pipa PLTMH, Aliran Listrik di Garut Aman?

Antara, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 320 2717598 ada-kebocoran-pipa-pltmh-aliran-listrik-di-garut-aman-WEiQ51yWiH.jpeg PLN Jamin Listrik Garut Aman Pasca Kebocoran Pipa PLTMH. (foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - PLN menyampaikan adanya kebocoran pipa air pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Cirompang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Namun PLN memastikan bahwa kebocoran pipa PLTMH tidak mengganggu pasokan listrik ke masyarakat, khusunya di Garut.

"Untuk dampak ini tidak sampai membuat pelanggan padam," kata Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Garut, Said Haryadi, dikutip dari Antara, Rabu (30/11/2022).

Baca Juga: 1.957 Gardu Listrik Terdampak Gempa Cianjur, PLN Segera Pulihkan

Dia menuturkan, kebocoran pipa PLTMH Cirompang di Kampung Rancateureup, Desa/Kecamatan Bungbulang, Garut, dipastikan tidak mengganggu suplai aliran listrik ke masyarakat, terutama di wilayah selatan Garut.

"Aliran listrik tidak terdampak, suplai listrik tetap lancar ke masyarakat," katanya.

Baca Juga: Biaya Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Murah dari BBM

Dia menjelaskan, alasan tidak terganggunya aliran listrik ke masyarakat karena pasokan dari pembangkit listrik itu sifatnya paralel, jadi masih bisa disuplai dari sumber pembangkit listrik lainnya.

"Karena pembangkit ini sifatnya sinkron atau paralel dengan jaringan PLN 20Kv dari GI," katanya.

Sebelumnya, peristiwa kebocoran pipa mengakibatkan semburan air kemudian merusak Power House PLTMH Cirompang dan lokasi di sekitaran pipa, meski begitu kondisi masyarakat sekitar dipastikan aman dari peristiwa tersebut.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Personel kepolisian sudah diterjunkan untuk mengecek kebocoran pipa PLTMH Cirompang yang terjadi di Kampung Rancateureup, Desa/Kecamatan Bungbulang, Garut pada Senin sekitar pukul 14.20 WIB.

PLTMH Cirompang telah beroperasi sejak 17 April 2016 dengan tarif penjualan tenaga listrik sebesar Rp 850/kWh dan rata-rata produksi tenaga listrik sekitar 63.72 juta kWh per tahun, telah memberikan kontribusi pendapatan operasional kepada PT Tirta Gemah Ripah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini