Share

Ekonomi Maluku Utara Tumbuh 27%, Presiden Jokowi: Tertinggi di Dunia

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 320 2717680 ekonomi-maluku-utara-tumbuh-27-presiden-jokowi-tertinggi-di-dunia-QiiljY95ID.JPG Presiden Jokowi. (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim bahwa infrastruktur yang dibangunnya di luar Pulau Jawa telah mempengaruhi investasi dan memberikan efek pertumbuhan ekonomi.

Jokowi mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, investasi yang masuk di luar pulau Jawa sudah mulai banyak sekitar 53%.

"Saya kira ini sebuah informasi yang baik. Artinya infrastruktur yang kita bangun di luar Jawa itu betul-betul memberikan efek kepada investasi, kepada pertumbuhan ekonomi di luar Jawa," kata Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi tahun 2022, Rabu (30/11/2022).

 BACA JUGA:Jokowi : Infrastruktur di Luar Pulau Jawa Berikan Efek pada Investasi

Jokowi mencontohkan pada Maluku Utara, disana pertumbuhan ekonominya mencapai 27%.

Angka tersebut, kata Jokowi, tertinggi di dunia.

 

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Karena pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara itu 27%, tertinggi di dunia itu. Enggak ada di dunia mana pun pertumbuhan ekonomi sampai 27%. Dan yang bagus lagi, saya cek waktu di pasar di Ternate, saya cek ke pasar kemudian saya cek ke BI, inflasinya hanya 3,3%. kenapa saya peringatkan? Supaya yang bener ini terus dipertahankan ditingkatkan lebih baik lagi," jelasnya.

"Kalau saya puji-puji kan bisa kesenengan nanti lupa tahu-tahu melorot menjadi 5%. Hati-hati 27% itu ga ada di seluruh dunia yg memiliki pertumbuhan ekonomi setinggi itu. Karena apa? di situ ada industri baru, di situ ada hilirisasi," tambahnya.

Bahkan berdasarkan survei yang diterima Jokowi, masyarakat Maluku Utara menjadi yang paling bahagia dibandingkan daerah lain. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik.

"Dan survey yang saya terima, di seluruh provinsi disurvey, masyarakat mana yang paling bahagia, juga di Maluku Utara. 27 persen kalau ga bahagia ya kebangetan. Tapi hati-hati saya peringatkan hati-hati. Mempertahankan itu lebih sulit, meningkatkan itu jauh lebih sulit," ungkapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini