Share

Ancam Daya Beli, Importir Buah-buahan RI Waspadai Resesi 2023

Dinar Fitra Maghiszha, MNC Portal · Kamis 01 Desember 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 278 2718373 ancam-daya-beli-importir-buah-buahan-ri-waspadai-resesi-2023-U2QtHrBCRG.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Importir buah-buahan RI mewaspadai potensi perlambatan ekonomi global atau resesi pada 2023.

Di mana jika hal itu terjadi dapat mengancam daya beli konsumen.

Direktur PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) Tony Soegiarto mengaku khawatir apabila produk domestik bruto (PDB) RI mengalami kontraksi dua kuartal beruntun pada 2023 akan membebani permintaan terhadap produk mereka.

"Kami yakin pembukaan kantor dan cold storage baru masih dapat berjalan di tengah isu resesi," kata Tony di Jakarta, ditulis Kamis (1/12/2022).

 BACA JUGA:BEI Soroti Saham BHAT dan GOOD Usai Turun Tidak Wajar

Tony menuturkan perusahaan yang baru melaksanakan initial public offering (IPO) itu masih belum menaikkan harga jual.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Pilihan itu diambil meskipun ada lonjakan ongkos bahan baku akibat kenaikan harga BBM dan sejumlah variabel pokok lainnya.

"Kenaikan biaya pembelian (impor) tentu mempengaruhi harga modal produk kami, tetapi kami belum naikkan harga jual, karena perlu mengimbangi daya beli," lanjutnya.

Dia mencatat pendapatan perseroan masih tumbuh kendati belum dapat mengerek laba secara maksimal. Itu tercermin dari performa laba bersih hingga kuartal III/2022 sebesar Rp20 miliar, yang turun 21,24% yoy, dengan kenaikan pendapatan 35,68% yoy sebesar Rp943 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini