Share

Dorong Pertumbuhan Kinerja, Emiten Barito Pacific (BRPT) Fokus 3 Proyek Ini

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 278 2719197 dorong-pertumbuhan-kinerja-emiten-barito-pacific-brpt-fokus-3-proyek-ini-8Q3pl3wROJ.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) tengah membidik pertumbuhan kinerja hingga tiga tahun mendatang.

Adapun terdapat sejumlah proyek yang menjadi pendorong pertumbuhan kinerja perseroan.

Head of Investor Relation BRPT, Pandu Anugrah menjelaskan bahwa, saat ini perseroan berfokus pada pengembangan tiga proyek utama yakni, pembangunan komplek petrokimia CAP2, proyek PLTU Jawa 9&10, serta penambahan kapasitas pada proyek Salak Binary.

 BACA JUGA:Saham GoTo Makin Babak Belur, Terjun Bebas 58% dari Harga IPO

“Untuk rencana pertumbuhan ke depan, roadmap kami sangat clear,” kata Pandu dalam paparan publik secara virtual, Jumat (2/12/2022).

Dia mengungkapkan, untuk proyek komplek petrokimia CAP2 kini tengah memasuki tahap desain dan perencanaan atau Engineering Procurement Construction (EPC). Kemudian, Pandu menyebut bahwa, proses konstruksi proyek PLTU Jawa 9&10 berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Serta penambahan kapasitas pada proyek Salak Binary sebesar 15 megawatt, yang ditargetkan dapat beroperasi komersial atau commercial operation date (COD) pada 2023 mendatang.

“Kami telah bertahan dengan baik melewati serangkaian siklus pada industri petrokimia. Saat ini menguji ketahanan konsolidasi bisnis pilar yang lebih kuat, seiring dengan kinerja yang stabil pada segmen energi,” tutur Pandu.

Sebagai informasi, hingga kuartal III 2022, BRPT mengantongi pendapatan sebesar USD2,37 miliar atau naik 2,75% dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD2,31 miliar. Sebaliknya, laba bersih BRPT turun menjadi hanya sebesar USD11,29 juta, dari sebelumnya sebesar USD100,58 juta. Adapun, posisi EBITDA perseroan tercatat sebesar USD360 juta pada sembilan bulan pertama tahun 2022.

“Ini merupakan hasil dari keputusan kami untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang memiliki pertumbuhan yang lebih terdiversifikasi,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini