Share

Laba Bersih Humpuss (HITS) Naik Jadi Rp105,5 Juta

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 278 2719383 laba-bersih-humpuss-hits-naik-jadi-rp105-5-juta-YYMxPAwuA5.jpg Laba HITS alami kenaikan (Foto: Antara)

JAKARTA – Laba bersih PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) naik menjadi USD6,769 juta setara Rp105,5 triliun (kurs Rp15.600). Laba HITS membaik dibanding periode sama tahun 2021 yang tercatat rugi USD745 ribu.

Di sisi lain, pendapatan usaha meningkat 34,8% menjadi USD84,467 juta karena tambahan pengguna jasa baru. Misalnya, mencatatkan pendapatan dari Pertamina Internasional Shiping senilai USD13,313 juta.

Lalu dari BP Berau Ltd senilai USD13,333 juta dan berikutnya, dari PT Wilmar Nabati Indonesia senilai USD2,295 juta. Selanjutnya dari PT Pengerukan Indonesia senilai USD1,869 juta. Dari PT Pelindo Energi Logistik setara USD1,83 juta.

Dari Saka Indonesia Pangkah Limited senilai USD1,534 juta dan dari PT Asahimas Chemical senilai USD1,011 juta. Berikutnya, beban pokok pendapatan membengkak 20,4% menjadi USD60,391 juta. Tapi laba kotor tetap naik 93,1% menjadi USD24,076 juta.

Sementara itu, kewajiban berkurang 2,5% dibanding akhir tahun 2021 menjadi USD156,49 juta. Pada sisi lain, ekuitas tumbuh 15,15% menjadi USD73,155 juta.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai informasi, dalam memacu pertumbuhan bisnisnya perseroan bakal menambah armada baru dengan membeli satu unit dredging vessel atau kapal keruk dengan biaya sekitar 22 juta euro atau sekitar Rp400 miliar. Disebutkan, perseroan ditargetkan bisa dilakukan sebelum melakukan penawaran publik perdana atau initial public offering (IPO), bagi anak perusahaannya PT Humpuss Maritime International (HUMI). Kapal yang ingin dibeli ini merupakan kapal keruk.

Kemudian untuk IPO PT Humpuss Maritime International, Direktur Utama Humpuss Intermoda Transportasi Kemal Imam Santoso pernah bilang, pihaknya tengah menyiapkan satu klaster anak usahanya untuk initial public offering pada akhir tahun.

"Kami menyiapkan satu klaster yang Insya Allah akhir tahun ini di-IPO-kan, Humpuss Maritim International. Kalau lihat Humpuss Intermoda ada klaster LNG yang terbuka [GTSI] dan nanti klaster maritim service terbuka juga," jelasnya.

Penawaran umum perdana tersebut memberikan kesempatan bagi pasar modal Indonesia yang memiliki kapitalisasi sangat besar tetapi masih minim tempat mendarat investasi. Calon emiten ini bakal melepas 15—20% saham dari modal ditempatkan dan disetorkan. Dengan estimasi dana yang dikumpulkan mencapai Rp250 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini