Share

Krom Bank Indonesia (BBSI) Bakal Rights Issue, Incar Dana Rp911 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 278 2719412 krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar-Sfsw0BfXKG.jpg BBSI bakal melakukan rights issue (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) bakal menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. BBSI berencana menerbitkan sebanyak 367,47 juta saham baru atau 10,00% dari total modal disetor dan ditempatkan.

Dalam aksi korporasi ini, BBSI telah menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp2.480 per saham. Dengan demikian, perseroan akan mendapat dana segar sebesar Rp911,33 miliar.

โ€œSetiap pemegang sembilan saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 12 Desember 2022 pukul 16.00 WIB, berhak atas satu HMETD,โ€ dikutip dari prospektus yang dirilis perseroan, dikutip Jumat (2/12/2022).

PT FinAccel Teknologi Indonesia (FTI) selaku pemegang saham pengendali, Sundjono Suriadi (SS), PT Sun Land Investama (SLI) dan PT Sun Antarnusa Investment (SAI), menyatakan memiliki dana yang cukup dan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan, yaitu masing-masing sebanyak 275.604.247 HMETD, 18.047.107 HMETD, 15.650.125 HMETD dan 15.334.167 HMETD.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, dalam rights issue ini PT Sun Land Investama (SLI) bertindak sebagai pembeli siaga yang menyatakan sanggup untuk mengambil dan membeli sisa saham sebanyak-banyaknya 42,83 juta saham. Di samping itu, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham perseroan atau terdilusi sebanyak 10,00%.

Perseroan akan menggunakan dana hasil rights issue untuk tambahan modal kerja, dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah dan peluncuran produk dan layanan perbankan berbasis digital.

Dalam prospektus disebutkan bahwa, tanggal terakhir pelaksanaan rights issue adalah 21 Desember 2022, serta tanggal terakhir pembayaran saham tambahan adalah pada 23 Desember 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini