Share

Tolak BLT, Kakek Pemulung di Madiun Minta Petugas Ambil Lagi Bantuannya

Arif Wahyu Efendi, iNews · Jum'at 02 Desember 2022 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 320 2719160 tolak-blt-kakek-pemulung-di-madiun-minta-petugas-ambil-lagi-bantuannya-YyWllFBsma.JPG Kakek pemulung tolak BLT BBM. (Foto: iNews.id)

JAKARTA - Seorang kakek pemulung di Madiun viral lantaran tak mau terima BLT BBM yang diberikan.

Berdasarkan catatan Okezone dari video yang beredar di media sosial (medsos), Jumat (2/12/2022), kakek ini malah meminta petugas ambil kembali bantuan tersebut.

Adapun kakek ini menolak BLT BBM yang diberikan Babinkamtibmas dan Babinsa Desa.

Di mana BLT BBM yang diantar ke rumah kakek ini justru tak mau diambil.

 BACA JUGA:Viral! Tertangkap Buang Sampah Sembarangan, Pemulung Diancam Denda Rp26 Juta

Padahal kondisi kakek tersebut bisa dibilang membutuhkan bantuan itu.

Namun dia malah tak mau mengambilnya dengan alasan masih bisa cari uang dari hasil kerja.

"Mpun mboten usah pak. Kulo tasih saget nyambut damel. (Tidak usah, saya masih bisa bekerja)," ucapnya.

Adapun pantauan dari lokasi rumah kakek bernama Sukadi ini, ternyata hanya berdinding papan bekas yang tak beraturan.

Sedangkan untuk atapnya hanya ditutup oleh plastik yang ditindih kayu dan potongan bambu.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Diketahui, kakek Sukadi bekerja sebagai pengumpul barang bekas untuk dijual kembali.

Pendapatan kakek Sukadi hanya sekitar Rp15.000 - Rp20.000 dalam sehari.

Tapi kakek Sukadi mengaku bersyukur dengan hasil kerjanya, dia menganggap kalau rezeki yang didapat sehari-hari sudah cukup untuk memenuhi hidup.

Kemudian, Ketua RT 8/2 Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Suwarno mengatakan kalau kakek Sukadi sudah sering menolak BLT yang diberikan.

Kakek Sukadi ini memang dikenal lebih memilih bekerja keras dibanding menerima BLT dari pemerintah setempat.

"Alasannya, sama, masih mampu bekerja dan tidak mau merepotkan orang lain. Jadi memang tidak pernah mau. Di kasih BLT nggak mau, dari lingkungan juga nggak mau," jelasnya.

Dia juga menyebut sudah sering membujuk kakek Sukadi untuk menerima BLT itu, sayangnya tetap tak berhasil.

"Bahkan, waktu kami mau bantu memperbaiki atap gubuknya juga ditolak. Katanya nggak mau merepotkan," pungkasnya.

Meski begitu, aksi penolakan kakek Sukadi ini dianggap bisa memberi contoh untuk lingkungan sekitarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini