Share

Jelang Nataru 2023, Erick Thohir Minta BUMN Jaga Stok dan Harga Pangan

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 320 2719213 jelang-nataru-2023-erick-thohir-minta-bumn-ikut-jaga-stok-dan-harga-pangan-gPtgOJrg5p.JPG Menteri BUMN Erick Thohir cek stok pangan jelang Nataru 2023. (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan BUMN membantu ketersediaan bahan pokok saat menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Hal tersebut sekaligus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Erick telah menginstruksikan perusahaan pangan yang tergabung dalam Holding BUMN Pangan atau ID FOOD untuk memonitor perkembangan ketersediaan bahan pokok jelang Nataru.

"Kita tahu tren kebutuhan bahan pokok saat akhir tahun akan mengalami peningkatan. BUMN harus hadir dalam memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Erick saat mengecek ketersediaan dan harga bahan pokok bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Rasamala, Semarang, Jawa Tengah Jumat (2/12/2022).

 BACA JUGA:95 Ribu Tiket Kereta Disediakan Sambut Libur Nataru 2023

Dalam pantauannya tersebut, Erick menyebut ketersediaan bahan pokok masih aman.

Dia juga memastikan Kementerian BUMN akan terus berkoordinasi dengan Kemendag dan pemerintah daerah (Pemda) dalam mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang akhir tahun.

"Tadi Pak Mendag sudah sampaikan bahwa harga bawang, cabai merah keriting, tempe, masih tetap, bahkan harga ayam justru turun. Memang ada beberapa yang naik sedikit seperti cabai rawit dan telur. Secara keseluruhan, stoknya cukup, termasuk beras Bulog masih aman," ucapnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Pria kelahiran Jakarta tersebut menyampaikan pemerintah berupaya keras dalam menjaga kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat.

BUMN, lanjut Erick, pun turut membantu dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Sebagai sepertiga kekuatan ekonomi, BUMN memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan pasar tatkala harga mengalami kenaikan.

Hal ini telah dilakukan BUMN seperti saat pandemi dengan menyediakan harga masker yang jauh lebih murah.

Erick menyampaikan BUMN juga siap melakukan operasi pasar dengan menggelar pasar murah di sejumlah daerah yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

"Untuk itu, kenapa saya sering tekankan bahwa BUMN harus sehat. Fungsinya ya ketika harga-harga naik, BUMN bisa hadir mengintervensi pasar sehingga membantu masyarakat mendapatkan harga bahan pokok yang lebih terjangkau. Kalau BUMN-nya tidak sehat, boro-boro mau bantu masyarakat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini