Share

Pembayaran Proyek Waskita Karya Rp11,2 Triliun hingga Oktober 2022

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 320 2719359 pembayaran-proyek-waskita-karya-rp11-2-triliun-hingga-oktober-2022-XM5THgWn72.jfif Waskita Terima Pembayaran Proyek. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk mempercepat pembayaran termin proyek sebesar Rp2,6 triliun sepanjang Oktober 2022. Tercatat, emiten dengan kode saham WSKT ini berhasil mencatatkan pencairan Rp11,2 triliun atau telah melebihi target dari total target termin Rp10 triliun tahun ini.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Wiwi Suprihatno mengatakan, ini merupakan bukti konsistensi Waskita menjalankan salah satu program transformasi bisnisnya berupa Account Receivable War Room yang dilakukan untuk menyelesaikan kolektabilitas piutang usaha dengan tingkat efektifitas tinggi.

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Kantongi Kontrak Baru Capai Rp13,38 Triliun, Proyek IKN Paling Besar

“Hal ini sebagai bukti kami kepada owner pemberi pekerjaan, bahwa dengan percepatan pembayaran termin proyek, sangat berdampak pada progres pekerjaan proyek dapat selesai dengan tepat waktu. Tahun ini kami sudah melebihi target Rp10 triliun, semoga dalam waktu sebulan terakhir ini bisa bertambah lagi,” ungkap Wiwi, Jumat (2/11/2022).

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Targetkan Kontrak Baru Capai Rp30 Triliun di Akhir 2022

Adapun alokasi dari termin cair adalah sebesar 65% dari termin yang diterima akan dialokasikan untuk menurunkan level utang kredit modal kerja, pemenuhan kewajiban finansial MRA, pembayaran current vendor serta pembayaran kewajiban pajak.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara sisanya akan digunakan untuk operasional perusahaan. Menurutnya, melalui kolektabilitas tersebut, WSKT berupaya menurunkan level utang dan juga menjaga tingkat kecukupan modal kerja proyek berjalan sehingga target kinerja Waskita sampai dengan akhir tahun dapat tercapai.

“Kami terus fokus untuk penyelesaian pekerjaan proyek, terutama pembangunan proyek jalan tol, Gedung, Bendungan dan proyek strategis lainnya. Dengan percepatan penyelesaian pekerjaan proyek, perseroan bisa kembali melakukan strategic partner dengan investor untuk tujuan investasi jangka Panjang,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini