Share

Punya Kekuatan Besar, Jokowi: Visi 2045 Indonesia Emas Bisa Terwujud

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 320 2719397 punya-kekuatan-besar-jokowi-visi-2045-indonesia-emas-bisa-terwujud-Xxaf15MREE.JPG Presiden Jokowi. (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi dan kekuatan besar yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain.

Menurut Jokowi jika semua pihak paham akan hal itu, visi 2045 Indonesia emas pun akan terwujud.

"Kita lihat kekuatan kita kita ini populasi nomor 4 didunia 278 juta ini adalah pasar yang sangat besar baru kita berbicara kita sendiri Indonesia. Kalau masuk ke kanan kiri kita ASEAN 600 juta ini pasar yang sangat besar sekali," kata Jokowi dalam sambutannya pada Rapimnas KADIN 2022, Jumat (2/12/2022).

"Ini kekuatan kita yang sering tidak kita lihat, sering kita lupakan sehingga pasar kita dimasuki pasar dimasuki, oleh negara lain. Enggak, pasar kita harus kita lindungi agar bisa kita pakai untuk melompat maju," tambahnya.

 BACA JUGA:Singgung Zaman Penjajahan, Jokowi: Hati-Hati Ekspor Paksa

Kekuatan yang kedua, kata Jokowi, terkait posisi geografis Indonesia.

Indonesia berada di jalur perdagangan dunia dan hal tersebut seharusnya menguntungkan produk-produk Indonesia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Yang ketiga SDA, apa yang kita tidak miliki?. Yang keempat SDM, bonus demografi kita 2030 kita akan memiliki kekuatan tenaga kerja kita yang produktif itu 201 juta sangat besar sekali dan kelas menengah yang sangat besar sekali," jelasnya.

Hal-hal tersebut lah, kata Jokowi yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Karena dengan kekuatan dan potensi besar tersebut bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara maju.

"Inilah yang harus kita manfaatkan jangan dibiarkan kekuatan besar kita potensi besar ini. Dan sekarang ditambah satu lagi yang sulit diperoleh trust dari internasional kepercayaan dari internasional," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini