Share

Sandiaga Uno Bidik Investasi Pariwisata Capai Rp124,8 Triliun

Clara Amelia, Okezone · Jum'at 02 Desember 2022 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 320 2719495 sandiaga-uno-bidik-investasi-pariwisata-capai-rp124-8-triliun-bbB1frZxVS.jpg Sandiaga Uno targetkan investasi pariwisata naik (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membidik investasi pariwisata mencapai USD8 miliar atau setara Rp124,8 triliun (kurs Rp15.600) dalam 10 tahun ke depan.

Untuk mencapai target tersebut, Sandiaga memaksimalkan kehadirannya di acara "World Travel and Tourism Council" di Riyadh, Arab Saudi, beberapa waktu lalu. Dia melakukan pertemuan bilateral investasi dan bisnis dengan sejumlah pihak demi meningkatkan investasi pada sektor pariwisata.

Pertemuan pertama dilakukan dengan Executive Committee Member of World Travel & Tourism Council (WTTC) yang juga menjabat sebagai Executive Chairman of China Chamber of Tourism (CCT), Pansy Ho.

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas berbagai peluang kerja sama salah satunya menjadikan Indonesia sebagai host Global Tourism Economy Forum dalam dua tahun ke depan. Pansy Ho saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua sekaligus Sekjen dari Global Tourism Economy Forum.

"Kami menyepakati tiga hal di mana Indonesia akan menjadi feature country dan akan dipilih menjadi host dari Global Tourim Economic Forum dalam dua tahun ke depan," kata Sandiaga Uno, dikutip Jumat (2/12/2022).

Pansy Ho yang juga Group Executive Chairman and Managing Director Shun Tak Holdings Limited juga akan melakukan penjajakan investasi, khususnya di Bali dalam pendirian hotel berskala internasional.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Mereka melirik Bali dan 5 destinasi pariwisata super prioritas untuk membangun hotel berkualitas bintang 5 atau lebih," ujar Sandiaga.

"Yang ketiga adalah meng-update dengan harapan bahwa di kuartal ketiga tahun depan, di pertemuan Global Tourim Economic Forum, Indonesia mulai bisa menggarap pasar China yang selama ini masih tutup karena kebijakan zero COVID-19. Kita sudah menunggu pariwisata dari China untuk kembali pulih," kata Sandiaga.

Investasi KEK Pariwisata

Selain bertemu dengan Pansy Ho, Sandiaga juga bertemu dengan delegasi dari Federation of Saudi Chambers. Mereka menyatakan sangat tertarik untuk berinvestasi di 8 kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Yaitu KEK Nongsa, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Lesung, KEK Lido, KEK Singhasari, KEK Mandalika, KEK Morotai, dan KEK Likupang.

"Juga kami bertemu dengan perwakilan dari United Gulf Industrial Consortia yang menyatakan tertarik di 12 sustainable project Indonesia termasuk di Raja Ampat," kata Menparekraf Sandiaga.

Sandiaga mengatakan dari rangkaian pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan nilai investasi di sektor pariwisata Tanah Air.

Adapun realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun 2020 hingga kuartal I 2022 tercatat mencapai Rp5,31 triliun. Kementerian Investasi mencatat nilai proyek investasi eksisting di 5 DPSP mencapai Rp172,2 miliar (USD11,67 juta).

Nilai komitmen yang sedang berjalan sebesar Rp1,552 triliun (setara USD106,24 juta). Sementara nilai minat investasi di 5 destinasi pariwisata super prioritas sebesar Rp1,186 triliun (USD81,19 juta).

Menurutnya pertemuan bilateral investasi dan bisnis ini akan koordinasikan dengan lintas kementerian dan lembaga, ke depan harapkan pertemuan ini dapat meningkatkan jumlah investasi mencapai 6 sampai 8 miliar dolar AS untuk 5-10 tahun ke depan di sektor pariwisata.

"Target kita untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata ke angka 5% kepada PDB Indonesia. Sementara ekonomi kreatif menuju angka 8% dalam 5 tahun ke depan, sehingga total (kontribusi) kombinasi sektor parekraf mencapai 13%," ujar Sandiaga.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini