Share

7 Fakta Proyek Ibu Kota Baru, Menteri Basuki Minta 'Jatah' Rp12,7 Triliun ke Sri Mulyani

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Minggu 04 Desember 2022 05:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 470 2719377 7-fakta-proyek-ibu-kota-baru-menteri-basuki-minta-jatah-rp12-7-triliun-ke-sri-mulyani-Q8awlMxZk6.png Ibu Kota Baru (Foto: Okezone)

JAKARTA - Demi mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B dan 1C di Ibu Kota Nusantara (IKN), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengusulkan penambahan anggaran yang nilainya mencapai Rp12,7 triliun.

Basuki menjelaskan, hal tersebut untuk mengakomodasi minat investor yang meningkat pasca penjajakan pasar yang dilakukan pada Agustus lalu.

"Kami sudah mengirimkan surat kepada Menkeu no. KU 0101-Mn/2210 perihal usulan anggaran percepatan pembangunan Ibu Kota Negara pada tahun 2023 Rp12,7 triliun," kata Menteri Basuki dalam Raker bersama Komisi V DPR RI, Jumat (2/12/2022).

Berikut Okezone Minggu (4/12/2022) telah merangkum beberapa fakta terkait proyek Ibu Kota Baru, sebagai berikut:

1. Tujuan Dari Pengusulan Dana Tambahan

Menteri Basuki menguraikan, kebutuhan dana tambahan diperuntukan untuk membuat jalan akses logistik di wilayah KIPP 1B dan 1C sekaligus pembangunan rumah ASN/TNI Polri.

2. Adanya Lonjakan Permintaan Investasi

Permintaan invetasi yang masuk ke IKN Nusantara melonjak 25 kali lipat dari semula disiapkan 38 hektare menjadi 965 hektare untuk membangun beberapa fasilitas penunjang, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, perumahan dan perkantoran.

Adapun saat ini Menteri Basuki mengatakan pembangunan infrastruktur di KIPP 1B dan 1C sudah masuk proses tender, targetnya akan rampung kuartal II 2023 mendatang.

"Banyak sekali investor yang ingin mulai itu adanya di WP 1B dan 1C (KIPP) kita akan segera membuka itu, saya rencanakan itu kuartal I (selesai) sekarang sudah mulai tender, sehingga kuartal III bapak Presiden sudah bisa bawa investor," pungkasnya.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

3. Basuki Menemui 12 Investor Jepang

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bertemu 12 delegasi Jepang untuk membahas tindak lanjut minat investasi di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

Basuki menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan pembangunan infrastruktur dasar di IKN dasar seperti akses jalan, penyediaan air baku melalui pembangunan bendungan sepaku, penyiapan lahan siap bangun (land development) dan lainnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan pembangunan IKN tidak hanya sekedar memindahkan kantor-kantor pemerintah, tetapi juga untuk merubah cara kerja dalam mempermudah kegiatan.

4. Proyek Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN

Progres proyek pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai Rp15 triliun.

"Total 2022-2024 ada Rp25 triliun, yang sudah terkontrak sampai dengan Minggu keempat ini (November) sebesar Rp15 triliun," kata Basuki dalam Raker dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin.

Yang mana proyek infrastruktur tersebut terbagi dalam beberapa kegiatan di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Ditjen Perumahan, Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga.

5. Pentingnya Peran Suku Dayak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dukungan dari masyarakat Suku Dayak sangat dibutuhkan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Dikutip Antara, Jokowi kembali menegaskan dukungan Suku Dayak sangat dibutuhkan dalam pembangunan IKN.

โ€œKarena kita akan membangun Ibu Kota Nusantara, di Pulau Kalimantan, tentu saja dukungan dari masyarakat Suku Dayak sangat-sangat dibutuhkan,โ€ kata Jokowi dikutip Selasa (29/11/2022).

6. IKN Kota Cerdas

Salah satu konsep pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur adalah kota cerdas atau smart city.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan dan Digtal, Mohammed Ali Berawi menjelaskan, setidaknya ada 6 sektor yang akan diterapkan menggunakan teknologi modern sehingga menciptakan apa yang dimaksud dari kota cerdas, yaitu sistem pemerintahan, Transportasi dan mobilitas, kehidupan masyarakat, sumber daya energi, SDM dan Industri, dan infrastruktur.

"Jadi governance ini mengidentifikasi dari penduduk, seperti registrasi, warga baru, sudah dilakukan secara digital, pengelolan kotanya kita punya operation center," sambung Ali.

7. Uji Coba Mobil Terbang di IKN

Uji coba mobil terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dilakukan pada 2024.

"Jadi nanti juga test, ujinya di IKN, rencananya di 2024," ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Prof. Mohammed Ali yang dikutip Antara, Rabu (30/11/2022).

Diketahui, OIKN dan Hyundai Motor Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama membangun ekosistem mobilitas cerdas Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.

Ali menyebut kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan mobil terbang. Pengembangan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Indonesia, sementara di dunia konsep mobil terbang juga masih dalam pengembangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini