Share

Bali International Airshow 2024, Luhut Minta AP I Contoh Pengalaman di Bandara Kemayoran 1986

Heri Purnomo, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 320 2721394 bali-international-airshow-2024-luhut-minta-ap-i-contoh-pengalaman-di-bandara-kemayoran-1986-dKGRxWMmzr.png Persiapan Bali International Airshow 2024. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Menter Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginstruksikan Angkasa Pura I dan panitia penyelenggara Bali Internasional Airshow 2024 untuk mempersiapan perencanaan dengan matang. Apalagi ada traffic udara yang meningkat pada pelaksanaan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

"Saya ingin mewaspadai traffic udara di Bali akan relatif padat. Jadi, harus dihitung pelaksanaannya nanti jangan sampai menganggu kelancaran traffic udara di sini. Jadi, Angkasa Pura harus betul-betul menghitung. Jangan kita melakukan kegiatan yang nanti tidak produktif," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/12/2022).

Baca Juga: 2 Pesawat Militer Bersejarah Bertabrakan Saat Dallas Air Show

Luhut berpesan pad panitia Bali Airshow 2024 untuk belajar dari pengalaman saat pelaksanaan pada 1986 di Bandar Udara Kemayoran dan tahun 1996 di Bandar Udara Soekarno Hatta.

Baca Juga: Arab Saudi Tunda Pameran Airshow 2021 karena Covid-19

"Angkasa Pura harus siap dengan fasilitas perbandaraan dan belajar dari pengalaman di Soekarno-Hatta tahun 1996 lalu yang memang cukup padat dan yang nonton banyak sekali. Jadi harus mulai dilihat layout kalau itu nanti dilaksanakan di (bandara) bali karena runway-nya cuma satu, parking pesawatnya di mana, dan juga jangan sampai menganggu air traffic yang saya kira tahun 2024 nanti peningkatannya akan cukup signifikan," katanya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia berharap Bali International Airshow 2024 dapat meningkatkan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan negara-negara di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika dalam pengembangan investasi di bidang aviasi Indonesia.

"Selain itu, juga diharapkan mampu memajukan banyak bandar udara di Indonesia dengan mendatangkan investasi dalam bentuk pembangunan dan pengembangan bandar udara, meningkatkan pembelian jumlah pesawat terbang baik untuk komersial, untuk pertahanan, maupun untuk kebutuhan industri lainnya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini