Share

Viral! Modus Baru Penipuan Berkedok Kirim Paket, Hati-Hati

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 320 2721447 viral-modus-baru-penipuan-berkedok-kirim-paket-hati-hati-yKTEqFs9DC.JPG Ilustrasi modus penipuan. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Belakangan ini media sosial (medsos) dibuat khawatir dengan beredarnya modus penipuan baru berkedok pengiriman paket.

Dikutip dari pesan WhatsApp yang beredar di medsos dari akun Instagram @memomedsos, Selasa (6/12/2022), terlihat pelaku tersebut menyamar menjadi kurir paket.

Di mana dia mengirimi korbannya pesan yang menyebut ada paket dan meminta untuk membuka sebuah link.

 BACA JUGA:Waspada! Ini Jenis-Jenis Penipuan Online yang Mencatut Piala Dunia 2022

"Selamat siang kak, benar dengan Salmah? Ada paket di J&T Express nama Salmah," tulis pesan itu.

 Modus penipuan baru

Kemudian, pelaku memberikan sebuah link dengan keterangan 'Lihat Foto Paket'.

Sedangkan pada link tersebut tertera bahwa itu bukan foto melainkan link APK.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun akun tersebut menjelaskan kalau sudah pernah ada korban yang tak jeli mengundur APK itu sehingga uang direkeningnya ludes.

APK itu diduga netizen merupakan bentuk modus bekal rekening hingga pengambilan data pemilik ponsel.

Ada pula netizen yang menjelaskan kalau modus baru tersebut bernama Sniffing.

Di mana pelaku mengirimkan sebuah file untuk diunduh korban, kemudian APK itu mengambil data dan mengintip user dan pasword rekening.

"Waspada ya teman-teman," imbau akun tersebut.

Adapun dugaan lainnya, modus ini merupakan malware RAT (Remote Administrator Tool), di mana pelaku menguasai ponsel korban dan mengaksesnya dari jauh.

Namun, pelaku sudah bisa mengakses mobile banking, hingga data lainnya milik korban.

Melihat unggahan tersebut, netizen langsung membanjiri kolom komentar hingga ada yang mengaku pernah mengalami kejadian ini.

"Udah kejadian, suami kehilangan Rp20 jutaan, gak ngerasa narik saldo pas lapor bank ternyata udah 13 kali transaksi," kata akun @aprianiarien.

"Hampir kena kemarin dengan modus yang sama," ucap @sani.ihsann.

"Kasian para ortu yang gaptek," sambung @wid29.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini