Share

Amankan Cadangan Pangan, Bulog dan ID Food Bakal Dapat Pinjaman Murah

Michelle Natalia, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 320 2721749 amankan-cadangan-pangan-bulog-dan-id-food-bakal-dapat-pinjaman-murah-RRC766B6RL.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap bisa disediakan cadangan nasional untuk pangan.

Maka itu harus diperhatikan seluruh komoditas, baik itu beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, daging sapi ataupun lembu, ayam ras, telur, gula konsumsi, minyak goreng, dan juga cabai rawit.

"Jadi itu komoditas yang diminta untuk terus dimonitor dan dalam hal ini keberadaan Badan Pangan dan pembiayaan yang diberikan untuk Bulog dan RNI atau ID Food, pemerintah sudah mempersiapkan melalui Menteri Keuangan," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Dia menyebutkan bahwa angka pinjaman baik itu untuk Bulog maupun dari ID Food dengan rate tertentu yang lebih rendah daripada rate pasar.

"Nah ini mekanismenya sedang disiapkan oleh pemerintah," pungkas Airlangga.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan agar para bawahannya jangan sampai membuat perhitungan yang keliru.

"Sehingga kita tidak menyiapkan reserve cadangan pada suatu titik cadangan yang nanti (malah) kita habis, dilihat pedagang, dan akhirnya harga beras pasti akan naik. Ini supply dan demand pasti akan menyimpulkan itu," ujarnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dengan memahami bahwa situasi dunia masih tidak baik-baik saja, maka Presiden meminta agar seluruh kebijakan terkait dengan hajat hidup orang banyak betul-betul dikalkulasi.

"Betul-betul dihitung. Kuncinya sekali lagi kolaborasi antara kementerian dan lembaga. Jangan terjebak pada ego sektoral. Lakukan konsolidasi data, konsolidasi 'policy' dan konsolidasi dari pelaksanaan implementasi," tambah Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini